Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Muhammad Musa’ad, bersama stakeholder terkait lainnya menyambut kedatangan Kapal Tol Laut di Pelabuhan Depapre, Kamis (28/1) lalu. ( FOTO: Pemprov Papua for Cepos)

JAYAPURA- Pemerintah Provinsi Papua menyambut kedatangan Kapal Tol Laut di Pelabuhan Depapre, Kamis (28/1) lalu. Dalam kesempatan itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Muhammad Musa’ad,  memberikan apresiasi yang besar kepada semua stakeholder, baik pemerintah pusat, Pemkab Jayapura maupun instansi lainnya, sehingga kapal pemasok barang kebutuhan ekonomi ini bisa sukses sandar di Pelabuhan Depapre.

“Kapal Tol Laut yang masuk Pelabuhan Depapre ini memiliki rute baru yang meliputi Merauke – Kokas – Sorong – Supiori – Depapre Kabupaten Jayapura (PP), di mana konsep Tol Laut ini mempercepat distribusi bahan logistik yang terhubung ke beberapa pelabuhan,” terang Muhammad Musa’ad, Sabtu (30/1) kemarin.

Dengan prinsip bongkar – muat, artinya ada komoditas bahan pokok yang dibawa dari satu daerah dan ada komoditas lainnya yang dibawa kembali. Demikian, dapat mengurangi biaya distribusi. Misalnya beras asal Merauke yang sebelum adanya Tol Laut harus dibawa dulu ke Surabaya, sebelum kemudian kapalnya kembali ke Jayapura.

“Namun, dengan adanya Tol Laut, beras asal Merauke bisa langsung diangkut ke Jayapura tanpa harus ke Surabaya. Beras dari Merauke ini bisa langsung didistribusikan juga ke berbagai daerah di wilayah pegunungan tengah. Ketika kembali, kapal bisa diisi dengan komoditas unggulan dari Jayapura atau daerah sekitarnya, termasuk bahan material pasir dan lain sebagainya yang di Merauke itu sulit  didapat. Dengan demikian akan dapat menekan disparitas harga dan bisa bersaing dengan komoditas lainnya yang berasaladari luar Papua dan Papua Barat,” pungkasnya. (gr/ary)