Bupati Mathius Awoitauw (foto:Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si sedang mempersiapkan skema baru terkait pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar di daerah zona hijau penyebaran Covid- 19

“Mungkin nanti beberapa kampung yang statusnya zona hijau dan jauh dari daerah zona merah akan dilaksanakan KBM,” kata Mathius Awoitauw kepada wartawan di Sentani, Selasa, (5/1) kemarin.

Dia mengatakan, pelaksanaan KBM di zona hijau itu tentunya tetap mengacu pada aturan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) guna mencegah penyebaran Covid-19. Dia juga berharap, agar para guru maupun orang tua bisa saling support agar KBM di sekolah daerah zona hijau ini bisa diselenggarakan dengan baik.

“Semua zona hijau sudah bisa melaksanakan KBM, tetapi tetap memperhatikan Prokes,” ungkapnya.

Sementara itu, khusus di daerah zona merah yakni Distrik Sentani dan Distrik Waibu, dipastikan penyelenggaraan KBM tatap muka tidak dilakukan mengingat sampai saat ini status 2 distrik itu masih sebagai daerah zona merah penyebaran Covid-19.

“Untuk beberapa kampung yang ada di daerah zona merah baik Distrik Waibu maupun Distrik Sentani, sementara ini mereka tidak bisa lakukan KBM tatap muka, mengingat dua wilayah itu masih sebagai zona merah penyebaran Covid- 19,” paparnya.

Oleh karena itu, khusus di daerah zona merah penyebaran Covid-19 ini, KBM masih mengandalkan sistem belajar online sebagaimana yang sudah dilaksanakan selama hampir setahun belakangan ini. Dia berharap agar para guru lebih kreatif lagi dalam memberikan pelajaran kepada siswa melalui sistem online. 

“Supaya siswa ini tidak merasa bosan, kondisi sekarang memaksa kita untuk tidak melakukan kegiatan bersama di luar rumah,”tambahnya.(roy/tho)