Subhan ( FOTO: Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Jayapura memastikan kesiapan anggaran untuk mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Hanya saja, jumlah anggaran yang akan digelontorkan masih menunggu usulan dari tim Gugus Tugas Kabupaten Jayapura.

Kepala BPKAD Kabupaten Jayapura, Subhan, SE menuturkan, anggaran untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 akan diambil dari pos anggaran tak terduga, karena wabah virus Corona ini masuk dalam bencana non alam.

“Kesiapan dana ada. Karena sesuai Permendagri No 20, walapuun tidak ada tapi harus direvisi APBD. Tidak menunggu perubahan, nanti ditampung di perubahan baru menyesuaikan, jadi kita menuggu juga di Gugus Tugas, apa yang dibutuhkan,”kata Subhan saat ditemui, Kamis (19/3).

Ia menyatakan, sejauh ini belum ada anggaran yang dikeluarkan karena rincian biaya dari tim Gugus Tugas belum diusulkan, disamping itu, nama-nama struktur pelaksana dalam Gugus Tugas juga belum pihaknya terima.

“Sejauh ini belum ada anggaran yang dikeluarkan, karena harus ada penanggungjawabnya dulu, nanti kita revisi kebutuhan rinciannya, apa saja, kita ambil dari pos biaya tak terduga, karena ini bencana non alam, belum ada usulan,”bebernya.

Diakuim  Gugus Tugas ini baru terbentuk, sehingga pihaknya masih tunggu nama-nama dalam Gugus Tugas itu, kalau di keuangan, pihaknya  siap dan posnya sudah ada di tak terduga karena ini bencana non alam.

Diketahui, Pemkab Jayapura telah menetapkan status siaga darurat Covid-19 sejak Selasa, (17/3). Sehubungan dengan ini, Pemkab Jayapura sudah membentuk  tim Gugus Tugas penanganan Covid 19. 

Semenatara itu,  ada 9 instruksi yang dikeluarkan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, diantaranya, melakukan karantina mandiri terhadap peserta didik di segala jenjang selama 14 hari, pengelola sarana umum diwajibkan menyediakan tempat cuci tangan  serta masyarakat diminta tak panik dan tetap tenang,  meningkatkan keimanan dengan berdoa. (roy/tho)