BATU PERTAMA: Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak, SH., M.Si., melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja GKI Kalvari di Taria Distrik Megambilis, Rabu (3/6) kemarin. ( FOTO: Humas Pemkab Mamteng for Cepos)

MEGAMBILIS-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamberamo Tengah  berkomitmen untuk membangun  tempat ibadah bagi semua denominasi  gereja yang ada di kabupaten itu.

Kali ini, Pemkab Mamberamo Tengah secara resmi membangun gedung gereja GKI Jemaat Kalvari Klasis Balim Yalimo di Taria, Distrik Megambambilis. 

Pembangunannya ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Ricky Ham Pagawak, SH., M.Si., Rabu (3/6) kemarin yang disaksikan Ketua Klasis Balim Yalimo Pdt. Abraham Ungirwalu, STh, Pdt. Bernard Warijo, STh dan sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Mamberamo Tengah maupun jemaat.

Bupati Ricky Ham Pagawak (RHP) mengatakan, pihaknya sudah dari awal sejak dilantik sebagai bupati, berkomitmen penuh ada bersama-sama dengan gereja sesuai visi dan misi.

Sebagai buktinya, pemerintah sudah membangun gereja bagi denominasi gereja yang ada di Kabupaten Mamberamo Tengah, mulai dari Gereja GIDI dan GJRP, 

“Tahun ini, kami mulai membangun Gereja Katolik di Distrik Ilugwa. Hari ini, pemerintah membangun Gereja GKI di Distrik Megambilis,” ucapnya.

Menurut Bupati RHP, pemerintah sudah menyatakan sikap untuk mendukung penuh pelayanan maupun pembangunan gereja GKI Jemaat Kalvari.

“Jemaat sudah berupaya membagun gereja selama 5 tahun, namun belum selesai sehingga pemerintah mengambil pembangunannya. Dan mulai hari ini, saya bersama Ketua Klasis Balim Yalimo meletakan batu pembangunan gereja,” imbuhnya.

Bupati dua periode ini mengaku, pihaknya akan berupaya agar  pembangunan Gereja GKI Kalvari bisa selesai pada tahun ini sehingga nantinya bisa digunakan untuk beribadah.

Selain membangun Gereja GKI, pihaknya juga akan membangun Gereja bagi jemaat GBI yang juga berada di Distrik Megambilis.

Sementara Ketua Klasis Balim Yalimo, Pdt. Abraham Ungirwalu memberikan apresiasi kepada Pemkab Mamberamo Tengah yang sudah membangun gereja bagi jemaat GKI.

“Ini bagian dari pembinaan spiritual bagi jemaat, ketika jemaat dibina dan difasilitasi secara maksimal, maka ini akan berdampak kehidupan  jemaat,” ujarnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan pemerintah merupakan wujud kepedulian terhadap pekerjaan-pekerjaan dan pelayanan-pelayanan gereja.

Selaian meletakan batu pertama pembangunan gereja GKI Jemaat Kalvari, pada hari yang sama Bupati Ricky Ham Pagawak juga meresmikan kantor Calon Klasis GIDI Taria.

Bupati Ricky Ham Pagawak memberikan apresiasi kepada jemaat GIDI yang berada di Taria karena membangun kantor calon klasis dengan swadaya sendiri.

“Sekalipun dalam pelayanan penginjilan itu mereka anak rohani dari beberapa klasis di daerah gunung, tapi mereka membuktikan iman mereka dengan membangun kantor klasis sederhana,” katanya.

Bupati berharap, pimpinan Wilayah Bogo untuk terus mendorong mereka (calon klasis-red) di Wilayah Taborta ini, agar terus terlibat dalam pelayanan.

“Sebab ini adalah hasil dari pengijilan orang tua di Klasis Bogoga, Kambo, dan Kira sehingga ke depan, kalau klasis minta kepada pemerintah untuk membangun secara permanen, maka pemerintah siap,” ujarnya.

Dia juga berharap, agar di kantor calon klasis yang baru diresmikan ini para pengurus bisa bekerja dengana tenang membuat program-program pelayanan dan penginjilan.

Ketua Wilayah Bogo Pdt. Gad Yikwa merasa bangga kepada anak-anak injil di Taria yang sudah membangun kantor calon klasis untuk membuat program-program penginjilan.

 “Ke depan calon klasis Taria ini bisa mandiri dan berjalan sendiri. Ini menjadi harapan kami, “ imbuhnya.(Humas/reis/nat)