WAMENA -Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua di Wita-Waya, mengatakan sudah menjadi komitmennya bersama wakil untuk membantu pembangunan tempat-tempat ibadah tanpa melihat golongan dan aliran gereja itu. Karena itu, pembangunan gereja dimana saja akan dibantu oleh pemda Jayawijaya.

Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi didampingi Kapolres dan Dandim 1702/ Jayawijaya menyerahkan bantuan kepada ketua panitia pembangunan Gereja Kemah Injil Jemaat Tulem di Distrik Wita Waya, Rabu (12/8). ( FOTO: Denny/Cepos)

   “Kita berikan bantuan sebesar Rp 200 juta, ditambah dengan dana kampung yang kami minta dari pemerintah kampung Rp170 juta, dengan bantuan pemerintah distrik sehingga total dananya adalah Rp 380 juta,” ungkap Bupati di sela penyerahan bantuan dana di Gereja Kemah Injil Jemaat Tlem Distrik Wita Waya, Rabu (12/8) kemarin.

  Jhon mengatakan jumlah bantuan dari pemerintah kabupaten untuk pembangunan tempat-tempat ibadah memang tidak besar, sebab disesuaikan dengan alokasi anggaran yang tersedia dari pemda. Selaini itu, agar dana bantuan pembangunan gereja ini bisa diberikan secara merata bagi gereja yang sedang dalam pembangunan.

   “Bantuan yang kita berikan memang tidak besar , tapi saya harapkan   jangan dilihat dari besarannya tetapi perhatian yang diberikan oleh pemerintah untuk membangun tempat ibadah,”bebernya

  Bupati juga mengajak masyarakat distrik lain yang hendak membangun tempat ibadah agar mengalokasikan separo dana desa yang diterima untuk menunjang pembangunan keagamaan, karena dalam dana desa telah dialokasikan untuk bantuan keagamaan sehingga pemerintah kampung wajib bantu pembangunan gereja diwilayahnya.

  “Saya sudah membuat edaran kepada kepala kampung untuk mengalokasikan sebagian dana desa untuk pembangunan gereja di wilayahnya sehingga, tiap kepala kampung harus melakukan itu membantu pembangunan gereja,”tuturnya.

    Dalam pemberian bantuan tersebut Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen serta Dandim 1702/Jayawijaya Candra Dianto yang juga hadir pada penggalangan dana pembangunan gereja, menyerahkan bantuan, masing-masing 25 sak semen. (jo/tri)