Suasanma lalu lintas kendaraan di Pasar Lama, Jumat (22/5). Masih banyak warga beraktivitas di atas pukul 14.00 WIT. (FOTO: Robert Cepos)

SENTANI-Meksipun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura telah memberlakukan batas waktu kegiatan masyarakat sampai pukul 14.00 WIT, namun nyatanya sampaiĀ  saat ini masyarakat seolah-olah tidak mempedulikan upaya yang dilakukan oleh Pemkab Jayapura terkait penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Jayapura.

Disatu sisi, saat ini jumlah masyarakat di Kabupaten Jayapura yang terpapar Covid- 19, terus bertambah. Sehingga hal ini sangat membutuhkan kerjasama dari semua pihak, termasuk masyarakat untuk melaksanakan imbauan dari Pemkab Jayapura.

Pantauan media ini, Jumat (22/5), siang,  lalu lintas kendaraan di Kota Sentani masih cukup banyak di atas pukul 14.00 WIT sesuai aturan yang sudah diterapkan oleh Pemkab Jayapura. 

“Hal ini harus dievaluasi dan kita semua mesti harus sadar bahwa upaya yang dilakukan oleh pemerintah ini bukan untuk kepentingan mereka saja, tetapi ini untuk kepentingan kita semua,” ungkap Samsul salah satu pedagang keliling di Kota Sentani yang ditemui usai menjual dagangannya di sekitar Kota Sentani, Jumat (22/5).

Menurutnya, sejak pemerintah menerapkan aturan pembatasan lalu lintas dan aktivitas masyarakat sampai pukul 14.)) WIT, nyatanya sampai saat ini belum banyak berubah mengenai aktivitas masyarakat di luar rumah. Bahkan masyarakat masih kelihatan beraktivitas di atas pukul 14.00 WIT  hingga malam hari. Ini tentunya sangat mengkhawatirkan dan berpotensi semakin banyaknya masyarakat yang akan terpapar Covid-19 di wilayah kabupaten Jayapura.

“Harapan saya, kalau bisa harus ada tindakan tegas dari pemerintah kalau tidak, akan seperti ini terus,” ungkapnya,”.(roy/tho)