Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, SE, MSi saat melakukan Video Conference dengan BPK RI Perwakilan Papua untuk menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dengan Opini WTP 5 kali beruntun, Selasa (16/6). ( FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA-Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua  mengungkapkan bahwa di tengah Pandemi Covid -19, Kabupaten Jayawijaya menjadi kabupaten pertama yang menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari BPK Perwakilan Provinsi Papua. Dimana Jayawijaya kembali  menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Opini ini telah diraih 5 kali secara beruntun., 

   Meski sudah mendapat opini WTP 5 kali secara beruntun, namun Pemkab Jayawijaya masih harus menindaklanjuti beberapa laporan rekomendasi yang dikeluarkan BPK. Seperti tahun ini, rekomendasi yang diberikan mengenai masalah kendaraan yang ada di DPRD Jayawijaya tahun 2019 yaitu anggota sudah menerima anggaran transpotasi, namun masih menggunakan kendaraan dinas.

   “Ini yang menjadi rekomendasi BPK kepada Pemda Jayawijaya, sehingga kami akan berupaya untuk anggota DPRD yang lama untuk mengembalikan kendaraan dinasnya kembali menjadi aset pemerintah. Kami Jayawijaya yang pertama pemerima LHP dari BPK dengan Opini WTP yang dipertahankan 5 kali secara beruntun,”ungkapnya usai melakukan Video confrend dengan BPK di Ruang Rapat Bupati Selasa (16/6) kemarin.

   Bupati juga mengaku ada catatan yang diberikan dari BPK untuk melakukan perbaikan dari hasil WTP yang diraih,  sehingga pemerintah akan menindak lanjuti sampai dengan 60 hari kedepan harus, karena untuk mempertahankan opini ini ditahun 2019 lalu sangat berat bagi pemerintah, sehingga laporan LHP tahun 2020 yang akan dilakukan tahun depan, itu harus dijaga dari sekarang ini. (jo/tri)