Alex Kapisa. (FOTO: Erik / Cepos)

PON Papua 2020

JAYAPURA – Meski Pandemi Virus Corona terus mengintai, tidak menghalangi progres pembangunan venue yang akan digunakan saat pelaksaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang dijadwalkan pada bulan Oktober –  November 2020.

Diketahui saat ini sebanyak 30 venue yang akan dipersiap untuk 37 cabang olahraga pada event empat tahunan tersebut. 9 venue APBN, 12 venue APBD Provinsi dan 6 venue APBD Kabupaten.

“Terkait progres pembangunan venue-venue sampai saat ini baik yang dibangun dengan sumber dana APBN melalui kementerian PUPR, APBD provinsi dan Kabupaten tetap berjalan seperti biasa,” ungkap Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Alexander Kapisa saat dihubungi Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Senin (6/4) siang kemarin.

Bahkan kata Alex sapaan akrabnya, hingga saat ini semua pengerjaan venue masih sesuai jadwal pengerjaan. Sehingga Ia optimis, pembangunan venue akan selesai sesuai jadwal.

“Untuk venue-venue tidak ada yang dihentikan pembangunannya, semua berjalan sesuai target penyelesaian yaitu pada bulan Juli 2020, saat ini progres fisik dilapangan sudah mencapai 85-90 persen. Terkecuali yang baru di bangun seperti sepatu roda, panahan dan dayung yang memang masih 1-5 persen, namun sesuai target penyelesaian yaitu pada bulan agustus 2020,” ujarnya.

“Hal ini didukung dengan ketersedian material untuk membangun venue-venue semua sudah ada di lapangan, sehingga sangat mendukung berjalan pembangunan venue,” sambungnya.

Bahkan Alex menuturkan, jika beberapa venue justru selesai lebih cepat dari dead line yang ditentukan. “Ada beberapa venue yang ditarget akan selesai lebih awal, baik yang di siapkan oleh ABPN maupun APBD Provinsi,” jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Mentri PUPR, John Wempi Wetipo menegaskan, bahwa venue Aquatic yang dibangun menggunakan APBN akan selesai dua bulan lebih cepat dari target awal.

“Aquatic selesai diakhir bulan Mei, ini kabar baik. Karena target awalnya itu selesai di bulan Juli. Dan Istora juga ditargetkan selesai pada bulan Juni,” pungkasnya. (eri/gin).