Kegiatan pelatihan bagi pelatih dengan lisensi C-B dan wasit dengan lisensi C-B2 pada Cabor Bola Basket Pengprov PERBASI Papua, di Aula KONI Papua, Selasa (26/2) kemarin. ( FOTO: PENGPROV PERBASI PAPUA FOR CEPOS)

JAYAPURA- Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Pengprov PERBASI) Papua menginisiasi digelarnya pelatihan bagi pelatih dengan lisensi C-B dan pelatihan bagi wasit dengan lisensi C-B2 pada cabang olahraga bola basket.

Ketua PERBASI Papua, Dr. Ribka Haluk, bahwa pelatihan tersebut dilaksanakan di Aula KONI Papua, mulai Selasa (25/2) dan berakhir pada Kamis (27/2) hari ini. Tidak ketinggalan, pelatihan ini melibatkan pula peserta dari Pengprov PERBASI Papua Barat. Para peserta pelatihan ini, sambung Haluk, langsung praktek bersama atlet Basket PON Papua.

“Khusus untuk wasit dan pelatih akan diberikan sertifikat. Kemudian, mereka akan dikirim pada Juni atau Juli mendatang untuk melakukan pelatihan lanjutan tingkat nasional yang sumber pembiayaannya dari Kemenpora. Di sana mereka akan dilatih dan dites untuk mendapatkan lisensi,” ujar Dr. Ribka Haluk kepada Cenderawasih Pos via telepon, Rabu (26/2) kemarin.

Demikian, Haluk menjelaskan, untuk persiapan PON, kalau lulus lisensi tingkat nasional, khusus wasit, mereka akan menjadi pengadil pertandingan pada cabor Basket PON XX nanti.

“Jadi, bukan hanya Papua menjadi tuan rumah PON, atau ikut menjadi bertanding pada cabor yang ada. Namun, ada wasit Papua, khususnya pada cabor Bola Basket, yang menjadi pengadil pertandingan,” tambahnya.

Sementara untuk pelatih, Haluk membeberkan bahwa selama ino kebanyakan pelatih melatih tim, namun tidak memiliki lisensi kepelatigan. Ini yang, menurut Haluk, kadang sulit untuk diakomodir pada pertandingan dengan level yang lebih tinggi.

“Makanya ini kesempatan emas untuk mendapatkan lisensi, baik pelatih maupun wasit, di mana jangka pendeknya untuk PON dan jangka panjangnya untuk pembinaan di Pengurus Kabupaten (Pengkab) PERBASI di Papua,” pungkasnya. (gr/gin)