Meski Picu Turunnya Omzet 

JAYAPURA-Rencana Pemerintah Provinsi Papua melakukan pembatasan jam aktivitas warga dan pelaku usaha dari jam 06.00-20.00 WIT mulai 1 Juli 2021, tentu akan mengurangi pemasukan pelaku usaha di Wilayah Jayapura.

 General Manager Saga Grup Wilayah Jayapura Harry Manuputty menjelaskan, pihaknya tetap mendukung kebijakan pemerintah dalam menekan penyebaran pandemi Covid-19 di Wilayah Jayapura, walaupun ini juga berdampak pada turunnya pemasukan.

 Untuk itu, jika memang pembatasan waktu telah diterapkan, ia berharap  tidak terlalu lama, sehingga masyarakat ikut mendukung pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan supaya pandem segera berlalu.

 “Pembatasan waktu sangat mempengaruhi penurunan omzet  kami karena biasanya pelaku usaha seperti warung makan yang berjualan hingga tengah malam, lalu mereka harus tutup 20.00 WIT tentu tidak bisa berjualan secara maksimal, padahal mereka juga belanjanya banyak di kami,”ungkapnya, Selasa (29/6)kemarin.

 Selain itu, jika pembatasan aktivitas pelaku usaha dan masyarakat hingga pukul 20.00 WIT, maka Saga Mal Abepura juga harus lebih awal tutupnya sebelum pukul 20.00 WIT. Tentu ini mengurangi waktu lagi dan jadwal karyawan juga harus diubah kembali, supaya tidak ada penumpukan karyawan. Apakah nanti omzet turun dan ada pemangkasan karyawan,  tentu ini akan dipikirkan pihak manajemen ke depan.

 “Kami hanya berharap setelah dilakukan pembatasan aktivitas, masyarakat harus benar-benar sadar akan pentingnya menjaga protokol kesehatan supaya perekonomian di Wilayah Jayapura tidak terus terkena imbasnya terlebih bagi pelaku usaha yang banyak mempekerjakan karyawan,”jelasnya.(dil/ary)