Aktivitas di Terminal Expo Waena pasca keributan, Minggua (11/10) kembali normal. Tampak sejumlah penumpang saat turun dari taksi Sentani-Waena di Terminal Expo Waena, Distrik Heram, Senin (11/10). ( FOTO: Yewen/Cepos)

JAYAPURA-Kepolisian Sektor (Polsek) Abepura terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap elaku penganiayaan dan pengrusakan terhadap sejumlah taksi di Terminal Expo Waena Distrik Heram, Minggu (11/10) kemarin.

Kapolresta Jayapura Kota, AKBP. Gustav Urbinas melalui Kapolsek Abepura, AKP. Clief Gerald Philipus Duwith mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penggalangan dan identifikasi untuk mengungkap para pelaku penganiayaan dan pengrusakan terhadap sejumlah taksi di Terminal Expo Waena.

“Untuk laporan polisi sudah dibuatkan, baik visum maupun kerusakan kendaraan,” ungkapnya saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Senin (12/10).

Kapolsek Clief Duwith menambahkan, untuk saat ini pihaknya lagi melakukan penggalangan kepada pihak-pihak komunitas yang terkait, sehingga tidak melakukan aksi-aksi yang tidak diinginkan bersama. Terutama terkait pelayanan umum kepada masyarakat secara umum.

Hingga kemarin diakuinya belum ada pelaku yang diamankan. Karena saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan identifikasi serta penggalangan kepada dua belah pihak. Terutama yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan dan pengrusakan terhadap kendaraan umum.“Ada 1 orang yang dianiaya dan ada 10 kendaraan umum  yang mengalami kerusakan, terutama di bagian kaca,” ucapnya.

Duwith menyampaikan, saat ini situasi sudah kondusif dan pelayanan transportasi kendaraan umum di wilayah Expo tujuan Waena dan Abepura serta Expo tujuan Sentani sudah berjalan normal seperti biasa.

Polsek Abepura bersama Polsek Sub Sektor Heram menurutnya sudah mengambil langkah-langkah, untuk menangani kasus kerusuhan ini. “Kasus kericuhan yang disertai dengan penganiayaan dan pengrusakan terhadap kendaraan umum  ini sudah ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Abepura,”pungkasnya. (bet/nat)