Wakapolres Merauke Kompol YS Kadang, S. Sos didampingi Kasat Reskrim AKP Carroland Ramdhani, S.IK, SH, MH, dan Kasubag Humas AKP Ariffin, S. Sos saat menggelar jumpa pers, Senin (7 /9).( FOTO:  Humas Polres Merauke for Cepos)

MERAUKE-Setelah melalui proses penyelidikan, pihak kepolisian Resor Merauke dalam hal ini Reserse Kriminal berhasil mengungkap pelaku pembunuhan terhadap korban  AY di jalan Ternate, kelurahan Seringgu Jaya, 31 Agustus 2020 lalu. Pelaku berinisial VK tersebut menyerahkan diri pada 1 September 2020 lalu. 

   Pengungkapan pelaku pembunuhan ini terungkap dalam jumpa pers yang digelar Kapolres Merauke melalui Wakapolres Merauke Kompol YS Kadang, S. Sos  didampingi Kasat Reskrim AKP Caroland Ramdani, SIK, SH, MH dan Kasubbag Humas AKP Ariffin, S.Sos di lobi Mapolres Merauke jalan Brawijaya  Merauke Papua, Senin (7/9). 

  Dijelaskan oleh Wakapolres, identitas pelaku berinisial VK alias L beralamat di Kelurahan Karang Indah Merauke, dengan korban berinisial AY. “Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 buah balok ukuran diameter sekitar 3,10 cm, dengan panjang sekitar 1 meter, yang digunakan pelaku menghabisi korban,” katanya. 

   Adapun kronologi kejadiannya, yakni pada hari Senin (31/8) sekitar pukul 06.00 WIT, Polisi mendapatkan informasi bahwa telah ditemukan seorang laki-laki yang tergeletak dan mengalami luka robek pada bagian kepala di jalan Ternate gang Kawit, Setelah tim tiba di TKP dan dari hasil pemeriksaan medis korban tersebut dinyatakan telah meninggal dunia. 

   Dari hasil penyelidikan, tim buser Reskrim mendatangi sebuah rumah yang diduga menjadi tempat tinggal pelaku VK, namun yang bersangkutan sudah melarikan diri. “Kemudian pada hari Selasa (1/9) pelaku menyerahkan diri kepada Polisi dan diserahkan ke Tim opsnal Reskrim untuk selanjutnya dilakukan pengembangan,” katanya.

   Dikatakan, dari hasil pengembangan bahwa benar  VK alias L yang melakukan  pembunuhan tersebut karena tersinggung oleh perkataan korban  soal kematian bapak pelaku. Terduga pelaku  menerangkan bahwa berawal saat pelaku dan korban sedang bersama-sama mengkonsumsi minuman keras di TKP. Kemudian  melakukan pemukulan terhadap korban sebanyak 2 kali ke arah kepala dan 1 kali kearah punggung korban, selanjutnya  pelaku membuang barang bukti berupa 1 buah kayu balok yang digunakan ke lahan kosong milik warga. 

  “Kemudian sekitar pukul 21.40 WIT, tim melakukan pencarian terhadap barang bukti dan berhasil menemukan berupa 1 buah kayu berbentuk kotak berukuran diameter sekitar 3,10 cm dan panjang sekitar 1 meter di atas semak-semak lahan kosong milik warga di jalan Ternate gang Kasim, Selanjutnya  pelaku diamankan ke Polres Merauke untuk selanjutnya diserahkan ke penyidik Sat Reskrim Polres Merauke guna dilakukan proses lebih lanjut,” terangnya. 

   Atas perbuatannya tersebut, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP tentang  pembunuhan dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun.(ulo/tri)