Pdt. M.T.H Mauri, S.Th ( FOTO : Takim/Cepos)

JAYAPURA-Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Papua, Pdt. M.T.H Mauri S.Th mengajak masyarakat untuk menyikapi permasalahan  di Papua dan Papua Barat dengan damai serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.

Terkait hal tersebut Pdt. Mauri mengatakan bahwa beberapa hari yang lalu telah ada aksi demo damai baik itu di Papua dan Papua Barat. Dimana aspirasi yang disampaikan massa telah diterima langsung oleh Gubernur Provinsi Papua dan saat ini sudah ditindaklanjuti ke tingkat pusat. 

“Saya mengajak kepada kita semua baik orang asli Papua, anak-anak Papua dan saudara kita nusantara yang datang ke Jayapura, semua yang sudah menginjakkan kakinya di tanah ini dia adalah orang Papua,” ucap Pdt. Mauri ke Cenderawasih Pos usai mengikuti kegiatan di Jayapura, Jumat (23/8) lalu.

Pdt. Mauri menyampaikan bahwa perlu disadari bahwa hidup ini harus diisi dengan berbagai pembangunan. Baik itu pembangunan fisik maupun pembangunan mental spritual. “Itu sebabnya kita harus menyikapi situasi dan kondisi yang terjadi di Papua dan Papua Barat dengan damai,” tandasnya. 

Terkait hal tersebut dirinya mengajak dan mengimbau bahwa sebagai orang  beragama di tanah Papua untuk menguasai diri sendiri terlebih dahulu. Sehingga bisa melihat situasi dan kondisi yang terjadi di Indonesia khususnnya dalam menanggapi persolan mahasiswa Papua yang ada di tanah Jawa beberapa waktu lalu.

“Terkait persoalan mahasiswa tersebut, mari kita serahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib,”ujarnya.

Lanjut Pdt. Mauri, masyarakat yang berada di daerah-daerah tidak perlu terpancing dengan isu-isu yang memprovokasi keadaan. Dirinya mengajak seluruh masyarakat bersatu dan bergandengan tangan dalam melihat situasi ini.

“Kita saling menasehati dan saling memberikan teguran agar kita sama-sama pada posisi damai sejahtera. Seperti motto kita Papua Tanah Damai. Saya mengajak semua saudara ku yang berada di Papua untuk tidak perlu terpengaruh dengan situasi yang terjadi,” pintanya. 

“Saya memberikan apresiasi kepada masyarakat Papua yang berada di Kota Jayapura, karena telah menjalankan demo damai dengan baik. Sebab mahasiswa dan masyarakat sudah sangat mengerti bagaimana demo damai, sehingga kita di Papua khususnya di Kota Jayapura tetap aman dan damai,” sambungnya. 

Dirnya megajak semua masyarakat untuk masuk ke dalam program pembangunan bangsa dalam bidang masing-masing. Dimana, bagi yang punya bidang di olahraga dapat menyiapkan diri untuk PON 2020 di Papua. 

“Saya berharap kita semua tokoh agama dan tokoh masyarakat, biarlah kita tampil dan menjadi contoh serta teladan bagi masyarakat kita,”tutupnya.(kim/nat)