Waket Sementara DPRD Yapen, Edward Norman Banua didampingi anggota DPRD FLora Berotabui saat membagikan bantuan sosial bagi warga di Distrik Pulau Yerui. (FOTO: Sinambela/Cepos)

SERUI-Untuk melihat proses  penyaluran bantuan langsung tunai dana Desa/Kampung dan bantuan sosial di Pulau terluar Kabupaten Kepulauan Yapen yaitu Distrik Pulau Yerui, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Yapen turun lapangan (Turlap) dengan melakukan rangkaian kunjungan kerja distrik (Kunkerdis) selama 3 hari. 

   Kunkerdis dipimpin Wakil Ketua Sementara DPRD Yapen, Edward Norman Banua sebagai politikus partai Golkar didampingi Flora Berotabui anggota DPRD daerah pemilihan IV politikus partai Demokrat. “Dewan ingin melihat dan mengetahui langsung bagaimana penyaluran BLT dana desa tahap I tahun 2020 dan bantuan sosial lainnya apakah sudah tepat sasaran dibagikan bagi warga di Pulau terluar kabupaten tercinta ini,” ungkap Norman kepada Cenderawasih Pos di sela-sela kunjungannya.

  Lebih jauh Norman mengemukakan dewan sebagai wakil rakyat yang duduk di Parlemen memiliki tugas untuk memberikan pengawasan terhadap pembagian BLT dana Kampung dan pembagian Bansos. “Kami (DPRD,red) akan memantau pembagian BLT dana desa dan Bansos kepada warga yang terdampak virus Corona atau Covid-19,” ujarnya seraya menambahkan bahwa Kunkerdis akan terus dilaksanakan guna memantau dan melihat langsung apakah BLT dana Kampung sudah dibagikan tepat sasaran bagi warga.

  Kunkerdis Dewan Yapen di Pulau Yerui itu, diterima oleh Kepala Distrik Yerui bersama aparat Distrik dan aparat Kampung serta masyarakat yang begitu luar biasa. Terlihat antusias Pemerintah dan warga menyambut Norman dan rombongannya. 

  Melalui kunkerdis selama 3 hari, Norman bersama rombongan melihat langsung bahwa pembagian BLT sudah tersalurkan di tiga Kampung. Seiring itulah, ia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi Kepala Kampung bersama aparatnya yang sudah membagikan BLT dana Kampung dengan baik. 

  “Distrik Pulau Yerui salah satu Distrik paling luar kabupaten Kepulauan Yapen, saya senang dan bangga melihat kinerja Kepala Distrik dan aparatnya begitu juga Kepala Kampung bersama aparat pemerintah Kampung yang sudah membagikan BLT dana Kampung tahap I dengan baik. Kiranya, pembagian BLT tahap berikutnya akan berjalan baik pula,” ungkapnya. 

   Pada kesempatan itu, Norman bersama rombongan juga mendengar keluhan masyarakat yang terdampak ekonominya sejak diberlakukannya pembatasan wilayah.  Pembeli ikan yang biasanya datang dari daerah diluar Kepulauan Yapen, seperti Nabire, sejak adanya pembatasan wilayah kini tidak ada lagi. Alhasil, penjualan hasil tangkapan nelayan menurun dan berpengaruh bagi pendapatan warga khususnya nelayan.

  Mengakhiri Kunkerdis di Pulau Yerui, Norman dan rombongan juga  membagikan bantuan sosial pada 3 Kampung Distrik Yerui guna meringankan beban warga masyarakat di tengah pandemi corona ini. (rin/tri)