JAYAPURA-Kabar dukacita kembali disampaikan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Papua, Minggu (28/6) kemarin.   Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K)., seorang pasien yang merupakan mahasiswa dan sempat dirawat di RSUD Jayapura meninggal dunia. 

Pasien tersebut menurut dr. Silwanus Sumule, memiliki penyakit dasar gagal ginjal kronik.“Pasien merupakan seorang mahasiswa yang dirawat di RSUD Jayapura dengan penyakit dasar gagal ginjal kronik yang sudah lama diidap. Setelah dirawat petugas kesehatan, pasien terdiagnostik Covid-19. Dirawat mulai 16 Juni hingga 24 Juni oleh keluarga diminta untuk pulang, dan hasil pemantauan dinyatakan bahwa pasien meninggal pada 26 Juni,” ungkap dr. Silwanus Sumule.

Dikatakan, kondisi klinis pasien dengan penyakit gagal ginjal diperberat lagi dengan infeksi Covid-19. “Dalam kondisi gagal ginjal, beberapa kali kita melakukan tindakan emodialisis, dan sudah dilakukan upaya yang maksimal. Pada 24 Juni, keluarga minta (pasien) dipulangkan. Pada 26 Juni, kami mendapat laporan bahwa pasien meninggal dunia,” tambahnya.

“Satgas Covid-19 Provinsi Papua menyampaikan bela sungkawa yang terdalam. Kami percaya Tuhan akan memberikan penghiburan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan,” sambungnya.

Selain kabar duka tersebut, dr. Sumule juga menyampaikan adanya penambahan 37 kasus positif baru di Papua. Dari jumlah tersebut, 21 kasus berasal dari Kota Jayapura, 15 kasus dari Mimika, dan 1 kasus dari Kabupaten Jayapura.

“Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga mengalami penambahan sebanyak 3 pasien yang semuanya berasal dari Kota Jayapura. Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah 53 orang. Yakni 2 orang dari Kota Jayapura, 32 orang dari Mimika, 13 orang dari Yapen, dan 6 orang dari Lanny Jaya,” bebernya. 

Sementara itu, untuk pasien sembuh menurut dr. Silwanus Sumule juga bertambah 12 orang. Pasien sembuh tersebut berasal dari tiga kabupaten dan kota yaitu Kabupaten Jayapura 6 pasien, Kabupaten Mimika 3 pasien dan Kota Jayapura juga 3 pasien. 

Dengan demikian, diketahui bahwa secara kumulatif, total kasus positif di Papua mencapai 1.682 kasus. Dimana 824 pasien masih menjalani dirawat, 841 pasien sembuh, dan 17 pasien meninggal dunia. (gr/nat)