Robby Maruanaya ( foto: Istimewa )

JAYAPURA-Tanah Papua kembali kehilangan sosok olahragawan, Robby Maruanaya telah berpulang ke pangkuan Bapa di surga pada hari Minggu (4/10) malam di RSUD Abepura, Jayapura.

Kepergian almarhum Robby Maruanaya menjadi duka yang mendalam bagi sepak bola Bumi Cenderawasih. Semasa hidupnya, ia pernah memperkuat salah satu klub tanah air seperti Perkasa 78, serta sempat menjadi andalan lini belakang Timnas Indonesia di era tahun 1980-an.

Tak hanya sekedar sebagai pemain, almarhum juga malang melintang sebagai pelatih klub Papua. Ia memiliki peran penting dalam mengantarkan dua klub Papua promosi ke kasta sepakbola tertinggi Indonesia yaitu Persiwa Wamena dan Perseru Serui 2014 silam.

Selain berjasa dengan dua klub di atas, almarhum juga pernah berkelana di beberapa klub Liga 3 Papua. Seperti Persewar Waropen, Persemi Mimika, Persigubin dan Persimi Sarmi.

Robby Maruanaya juga dikenal sebagai pelatih yang mampu membangkitkan mental pemain Papua untuk bisa membela Timnas. Seperti Arthur Bonai, Teguh Amiruddin dan Tonni Roy Ayomi. Dia juga membangun SDM sepak bola Papua di bidang wasit dan pelatih. Sebagai instruktur pelatih, mendiang kerap melakukan pelatihan atau kursus pelatih.

“Coach Robby merupakan salah satu pelatih Papua yang dikenal dengan displin melatih yang sangat tinggi, tegas dalam melatih. Juga merupakan salah satu pelatih yang bersertifikat AFC dan juga merupakan salah satu pelatih sertificat instruktur,” ungkap mantan pemain Persipura, Daud Henry Arim kepada Cenderawasih Pos, Senin (5/10).

Daud juga mengaku, semasa hidupnga, coach Robby tak hanya terjun di dunia sepak bola. Tapi juga sering berkecimpung pada cabang olahraga futsal.

“Jangankan di sepak bola, di futsal almarhum juga selalu memberi masukan dan motivasi buat saya. Ada juga materi latihan AFC yang almarhum berikan buat saya sebagai reverensi untuk melatih dengan baik,” ujar Daud.

“Kami All Star Persipura sangat berdukacita. Kami kehilangan salah satu pelatih terbaik di tanah ini (Papua). Selamat jalan om Robby, segala yang terbaik pernah om  lakukan akan tetap dikenang. Tuhan Yesus menyambutmu di sorga yang bakah,” sambung Daud.

Sementara itu, mantan pesepakbola Papua, Yan Runtini juga mengatakan hal yang sama. Menurut Runtini, sepak bola Papua benar-benar berduka dengan kepergian Robby Maruanaya.

“Beliau juga orang sangat dekat dengan sepakbola usia dini. Almarhum sering melakukan kompetisi usai dini di Jayapura. Bahkan sering merekrut generasi Papua menjadi pelatih dan penataran wasit,” tambahnya. (eri/nat)