EVAKUASI JENAZAH: Tim gabungan saat mengevakuasi jenazah di perairan Holtekamp kapal karam, untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Minggu (9/2). ( FOTO: Humas Polda Papua for Cepos)

Seorang Mahasiswa Ditemukan Tewas Tenggelam

JAYAPURA-Seorang mahasiswa yang diketahui bernama Yeret Yanto (21) yang dilaporkan tenggelam di Pantai Holtekamp Distrik Muara Tami, Sabtu (8/2) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Perairan Holtekamp kapal karam, Minggu (9/2).

Mahasiswa yang tinggal di Perumnas IV Padang Bulang itu ditemukan oleh tim SAR gabungan dari kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Direktorat Polairud Polda Papua, Satuan Polairud Polresta Jayapura Kota dan masyarakat.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menyampaikan, kejadian ini terjadi kesekian kalinya di perairan Pantai Holtekamp. Untuk itu, Kamal meminta warga yang berekreasi di sekitar Pantai Holtekamp untuk lebih berhati-hati.

“Selalu gunakan alat keselamatan saat akan berenang di sekitar pantai. Dalam beberapa minggu belakangan ini angin kencang disertai gelombang tinggi di sekitar perairan Jayapura hingga Sarmi,” ungkap Kamal, Minggu (9/2).

Kamal menerangkan, jenazah korban ditemukan sekira pukul 05.00 WIT setelah Kasat Polairud Polresta Jayapura Kota memberikan arahan kepada tim gabungan agar kegiatan SAR dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Sekira pukul 05.15 WIT, tim SAR gabungan menggunakan long boat 007 dipimpin Kasat Polairud menuju ke lokasi kejadian yaitu di Pantai Holtekamp untuk melakukan pencarian.

Usai ditemukan, korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan tindakan medis. 

Korban ditemukan di TKP menggunakan celana levis biru tanpa menggunakan baju/kaos.

“Sesuai keterangan keluarga korban, korban akan dibawa ke rumah duka di Kampung Harapan Sentani,” terangnya.

Secara terpisah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Zainul Thahar, ST., MA., mengatakan korban dikabarkan tenggelam, saat mandi bersama-sama dengan teman-temannya di Pantai Holtekamp.

“Awalnya korban yang diketahui berdomisi di Perumnas Waena Kota Jayapura ini bersama-sama dengan teman-teman atau rekan-rekannya mandi di Pantai Holtekamp. Tetapi karena ombak tinggi, korban terseret arus dan tenggelam,” tuturnya.

Thahar mengatakan, pihaknya setelah mendapatkan informasi dan langsung melakukan pencarian pada hari Sabtu (8/2), tetapi tidak membuahkan hasil. Upaya pencarian dilanjutkan Minggu (9/2) dan berhasil menemukan korban dalam kondisi sudah meninggal dunia.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada tim SAR gabungan baik dari TNI AL, Pol Air Polda Papua, Orari dan masyarakat yang telah membantu dalam proses pencarian selama 2 hari dan penuh semangat dan penuh perjuangan dalam menemukan korban,” ucapnya.  (fia/bet/nat)

(fia)