Satgas Preventif lakukan patroli dialogis sambangi warga Kota Jayapura dan imbau  warga untuk tetap disiplin dan menerapkan protokol kesehatan, Senin (4/1) ( FOTO: Elfira/Cepos)

JAYAPURA- Operasi Lilin Matoa 2020 Polda Papua dan Jajaran berakhir pada Senin (4/1). Dimana pelaksanaan Operasi Lilin Matoa selama 15 hari terhitung sejak tanggal 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021.

 Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, hasil pelaksanaan Operasi Lilin Matoa di tahun 2020 jumlah pelanggaran lalulintas sebanyak 2.777 pelanggar, sedangkan di Tahun 2019 sebanyak 1.607 pelanggar. Sehingga di tahun 2020 terjadi peningkatan sebanyak 1.170.

Dikatakan, bentuk pelanggaran Lalulintas yang ditilang pada tahun 2020 tidak ada atau nihil. Sedangkan di tahun 2019 sebanyak 181 pelanggar, sehingga di tahun 2020 terjadi penurununan sebanyak -181. “Untuk pelanggaran yang diberikan teguran pada tahun 2020 sebanyak 2.777, jika dibandingkan dengan tahun 2019 sebanyak 1.426 pelanggar,” kata Kamal.

 Adapun data kecelakaan Lalulintas di tahun 2020 sebanyak 33 kejadian, sedangkan di tahun 2019 sebanyak 24 kejadian. Sehingga di tahun 2020 terjadi peningkatan sebanyak 9 pelanggar. Untuk korban meninggal dunia di tahun 2020 dan tahun 2019 sebanyak 11 korban.

 Dengan korban luka berat di tahun 2020 dan di tahun 2019 sebanyak 22 korban. Sementara  korban luka ringan di tahun 2020 sebanyak 25 korban, sedangkan di tahun 2019 sebanyak 24 korban.

 Menurut Kamal, hasil pelaksanaan Operasi Lilin Matoa 2020 meliputi aspek keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas, keseluruhannya berjalan dengan baik serta masyarakat selama merayakan Hari Raya Natal 2020 dan tahun baru 2021 berlangsung dengan aman dan kondusif serta mentaati protokol kesehatan Covid-19.

 “Masyarakat telah bekerjasama dengan pihak Kepolisian dalam menjaga situasi Kamtibmas, sehingga natal dan malam pergantian tahun berjalan dengan aman dan kondusif,” pungkasnya. (fia/wen)