Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Markus O. Masnembra, SH.,MM ketika memimpin rapat koordinasi dan evaluasi kinerja OPD di Sasana Krida Kantor Bupati, Rabu (29/7).( FOTO:  Fiktor/Cepos)

BIAK-Penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) merupakan perangkat penting dalam reformasi birokrasi di lingkungan pemerintahan Kabupaten Biak Numfor dinilai masih perlu mendapat perhatian serius oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

   Penyusunan SAKIP sebagai wujud Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) dinilai masih banyak menjadi catatan serius dan terus akan dievaluasi dan dinilai untuk menentukan memuaskan tidaknya kinerja instansi pemerintah.

   Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Markus O. Masnembra, SH.,MM ketika memimpin rapat koordinasi dan evaluasi kinerja OPD di Sasana Krida Kantor Bupati, Rabu (29/7).

   Ditegaskan, bahwa harus ada komitmen secara serius dari seluruh OPD mengerjakan dan menyusun dokumen SAKIP/LAKIP serta dokumen perjanjian kinerja. Hal tersebut dinilai penting menjadi perhatian serius sebagai bagian dalam mengukur kinerja setiap OPD dalam menjalankan tugas dan fungsinya. 

   Ia meminta, bahwa hal yang perlu menjadi perhatian dan fokus OPD sehingga predikat yang diperoleh dalam akuntabilitas kinerja tahun ini dan kedepan meningkat adalah dengan mengurangi ego antar-instansi. Hal ini dinilai penting, kata Sekda, karena tidak ada instansi yang benar-benar bisa mewujudkan tujuan sendiri, tetap harus kolaborasi, dan sinergi satu sama lain.

“Harus ada kerja sama, koordinasi dan komunikasi. Apa yang dilakukan tujuannya adalah untuk pelayanan di Kabupaten Biak Numfor. Untuk itu, maka saya juga mengingatkan supaya penyusunan LAKIP membutuhkan niat dan komitmen serta kesadaran untuk mendorong dan mendukung terciptanya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah,” tandasnya.(itb/tri)