Kapolda Irjen Pol Paulus Waterpauw saat memberikan ucapan selamat kepada pejabat baru yang dilantik di Mapolda Papua, Senin (22/2). ( FOTO: Elfira/Cepos)

Kapolda Pimpin Sertijab Dua PJU dan Sembilan Kapolres

JAYAPURA-Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyebutkan tiga wilayah yang sangat merah di Provinsi Papua. Tiga daerah tersebut yakni Kabupaten Nduga, Intan Jaya dan Puncak.

Untuk itu, Kapolda Paulus Waterpauw meminta para Kapolres yang baru saja menjalani serah terima jabatan, harus bisa menangani persoalan di daerahnya dengan baik serta sungguh-sungguh dan membackup pemerintah daerah.

“Mereka yang akan memasuki tugas sebagai Kapolres, menurut catatan kami hampir sebagian wilayah merah. Harapannya, mereka segera beradaptasi dan melakukan konsolidasi segera mungkin serta bersilaturahmi dengan para tokoh, pemerintah dan menjalin sinergitas dengan mereka  yang ada di wilayah masing-masing,” ucap Paulus Waterpauw usai memimpin pelantikan 2 PJU dan sertijab 9 Kapolres di lingkungan Polda Papua, Senin (22/2)

Lanjut Waterpauw, para Kapolres di beberapa wilayah yang diganti pada umumnya kinerjanya bagus dan tingkat disiplin baik. Namun karena kepentingan organisasi dalam rangka penyegaran, sehingga dilakukan pergantian.

“Dengan kepimpinan yang baru, wilayah yang mereka terus berkembang kedepannya. Sehingga nanti menjadi sosok insan Bhayangkara yang diandalkan dengan berbagai tantangan tugas,” ucapnya.

Khusus untuk Kabupaten Nduga, Puncak dan Intan Jaya, Paulus Waterpauw mengakui ketiganya merupakan wilayah sangat merah  dan memerlukan kiat-kiat dari Kapolres yang baru. Untuk bagaimana memanfaatkan peran para tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Guna memasuki pikiran daripada para KKB, karena yang bisa menangani KKB adalah dari pemerintah daerah sendiri. Dengan membangun komunikasi, gunakan bahasa yang baik dengan mereka kemudian mencari solusi yang terbaik untuk kepentingan kehidupan mereka,” jelasnya.

Kapolda menegaskan, para Kapolres yang diganti tidak punya catatan atau memiliki masalah yang mengakibatkan  mereka diserahterimakan. Hal ini tak lain demi upaya penyegaran organisasi.

“Pesan saya kepada para Kapolres yang baru dilantik, bagaimana menanganai pandemi Covid-19 dengan sungguh-sungguh. Bisa menjalankan PPMK Mikro yang sudah  diamanatkan Kapolri dalam program 100 haru yang harus dilaksanakan di wilayah desa ataupun kampung masing-masing,” pungkasnya.

Adapun dua pejabat utama Polda Papua dan 9 Kapolres mendapatkan promosi jabatan yakni  Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Papua dan Kepala Sekretariat Umum (Kasetum) Polda Papua. Adapun 9 Kapolres yang duiserahterimakan yakni, Kapolres Pegunungan Bintang, Kepulauan Yapen, Mappi, Nduga, Supiori, Puncak, Yalimo, Deiyai dan Intan Jaya.

Dari data yang diperoleh Cenderawasih Pos, AKBP. Cosmos Jeujanan yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Mappi akan menduduki jabatan baru sebagai Dirtahti Polda Papua dan akan digantikan oleh AKBP. Damianus Dedy Susanto yang sebelumnya menjabat Kasubditgakkum Direktorat Lantas Polda Papua.

AKBP. Penri Erison yang sebelumnya menjabat sebagai PS. Kabagpsi Bagpsi Ro SDM Polda Papua akan menduduki jabatan baru sebagai Kasetum Polda Papua. AKBP Abdullah Wakhid Prio Utomo yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Kepulauan Yapen akan menduduki jabatan baru sebagai Kabagwassidik Direktorat Reskrimum Polda Papua dan akan digantikan oleh AKBP Ferdyan Indra Fahmi yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pegunungan Bintang.

AKBP Cahyo Sukarnito yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit III Dit Reskrimum Polda Papua akan menduduki jabatan baru sebagai Kapolres Pegunungan Bintang. 

Sementara AKBP Moh. Darodjat Daimboa yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Nduga akan menduduki jabatan baru sebagai Kapolres Supiori dan akan digantikan oleh Kompol I Komang Budiartha  yang sebelumnya menjabat sebagai Danden Gegana Satuan Brimob Polda Papua.

AKBP I Made Budi Darma yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Supiori akan menduduki jabatan baru sebagai PS. Wadir Lantas Polda Papua. Adapun AKBP Dicky Hermansyah Saragih yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Puncak akan menduduki jabatan baru sebagai PS. Kabag RBP Rorena Polda Papua dan akan digantikan oleh Kompol I Nyoman Punia, S.Sos yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres Mimika.

AKBP. Rahmat Kaharuddin yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Yalimo akan menduduki jabatan baru sebagai Kasubdit Bhabinkamtibmas Direktorat Binmas Polda Papua dan akan digantikan oleh AKBP. Hesman Sotarduga Napitupulu yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbid Paminal Bidang Propam Polda Papua.

 AKBP. Bambang Budiatno yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Deiyai akan menduduki jabatan baru sebagai Gadik Madya SPN Polda Papua dan akan digantikan oleh AKBP. Herizoni Saragih yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Papua.

 AKBP I Wayan G. Antara yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Intan Jaya akan menduduki jabatan baru sebagai Gadik Madya SPN Polda Papua dan akan digantikan oleh AKBP Sandi Sultan yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit V Dit Intelkam Polda Polda Papua. (fia/nat)