Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM., didampingi Kepala Kementrian Agama Kota Jayapura Abdul Hafid Jusuf, Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., Wakapolresta Jayapura Kota, Ketua Umum LPTQ Kota Jayapura Fachrudin Pasolo, Ketua Panitia Kegiatan dan lainnya saat memukul gong pembukaan, MTQ Ke-XXVIII tingkat Kota Jayapura, dilaksanakan di aula MIN Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kamis (6/8) kemarin. (FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM berpesan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke- XXVIII Tingkat Kota Jayapura digelar bukan hanya sebatas seremonial belaka tapi sebagai tingkat keberhasilan pendidikan Alquran selama ini di masyarakat.

  “Kajian Alquran perlu digiatkan pada keluarga muslim menuju pemahaman yang utuh dan benar serta memerlukan bimbingan para alim ulama yang berkompeten di bidangnya,”jelasnya dalam sambutan membuka lomba MTQ tingkat Kota Jayapura.

 Dia juga meminta kepada kepada panitia lomba MTQ harus berjalan dengan lancar dan sukses, serta tetap memperhatikan protokol kesehatan, karena di Kota Jayapura masih menjadi zona merah dalam penyebaran Covid-19. 

Ditempat sama, Kepala Kementerian Agama Wilayah Kota Jayapura Abdul Hafid Jusuf mengatakan, MTQ Ke-XXVIII Tingkat Kota Jayapura tahun 2020, sebagai ajang kompetisi di bidang pengetahuan dan keterampilan dalam pengembangan nilai-nilai Quran baik dalam lomba Tilawatil Qur’an, Syahril Qur’an, Fahmi Qur’an, Hifdzil Quran, maupun kaligrafi Al Qur’an bertujuan guna mendidik generasi bangsa yang berakhlakul karimah dan dalam kehidupan yang rahmatan lil alamin di Kota Jayapura.

  “Melalui kegiatan ini ini memadukan antara seni ilmu dan agama ini harus dapat diwujudkan dalam diri generasi Quran baik sebagai pribadi maupun kelompok masyarakat, melalui kegiatan ini juga akan diperoleh kemampuan dan skill spesifik peserta untuk memahami makna isi kandungan Al Quran yang dengan sendirinya akan mengetahui cara mengamalkannya,”jelasnya.

   Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan MTQ Ke-XXVIII Tingkat Kota Jayapura, Supriyanto mengakui, jumlah peserta yang terdaftar dari seluruh cabang musabaqoh yang diikuti oleh Khalifah LPTQ di 5 Distrik sebanyak 235 orang, dengan jumlah panitia dan dewan hakim 100 orang, sumber dana dari APBD Kota Jayapura dan para donatur, kegiatan berlangsung dari tanggal 6-8 Agustus 2020 tetap menerapkan protokol kesehatan, tidak ada suporter. 

 Selaku Ketua MIN Koya Barat KH Abdul Qahar mengaku bangga dan terimakasih karena tempat pelaksanaan dilakukan di sekolahnya, ini suatu kepercayaan dari pemerintah dan ia berharap kedepan dalam melaksanakan MTQ pesertanya lebih ditonjolkan Orang Asli Papua, karena OAP juga ada yang beragama islam, dengan demikian, jika OAP yang beragama Islam bisa ikut MTQ tentunya skill dan kompetensinya bisa digali lebih dalam lagi, sehingga pengembangan ilmu dan agama bisa dilakukan dengan baik.(dil/wen)