PATROLI: Anggota Satgas Nemangkawi sedang beristirahat di salah satu kios yang tertutup ketika melakukan patroli di Beoga, beberapa waktu yang lalu. ( FOTO: Satgas Nemangkawi)

JAYAPURA-Satgas Nemangkawi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kasus penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap Ali Mom siswa kelas X SMA Negeri Ilaga Ali Mom.

Adapun Tim Satgas Gakkum melakukan olah TKP Penembakan Ali Mom yaitu di Jembatan Jila, Kampung Amuni.

Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes M Iqbal Al Qudusy menyebutkan, olah TKP menjadi salah satu upaya dari aparat untuk mengungkap pelaku dan mencari barang bukti.

“Olah TKP penembakan terhadap Mom untuk mencari dan mengumpulkan keterangan, petunjuk, barang bukti, identitas tersangka dan saksi guna kepentingan penyelidikan selanjutnya,” kata Iqbal, Sabtu (24/4).

Selain itu lajut Iqbal, olah TKP untuk mencari hubungan antara saksi atau korban, tersangka dan barang bukti. Serta memperoleh gambaran modus operandi tindak pidana yang terjadi.

“Barang bukti yang didapat di TKP berupa sepeda motor Ali Mom yang sudah dibakar, ditemukan bercak darah dan satu kantong plastik berisi pinang Gebe,” terangnya.

Sebelumnya, Ali Mom (16) yang duduk di bangku kelas X SMA Negeri 1 Ilaga tewas ditembak KKB pimpinan Lekagak Talenggen di Kampung Uloni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Kamis (15/4) lalu.

Pelajar 16 tahun itu tewas dengan luka tembak di bagian kepala dari pelipis kanan tembus ke pelipis kiri, luka tembak pada punggung kanan bagian belakang tembus hingga kebahu kanan atas dan mengenai rahang kanan.

Sebelum tewas ditembak, Ali Mom ditelepon orang tak dikenal dan meminta korban untuk membelikan rokok dan pinang. Selain itu, meminta korban agar barang belanjaan tersebut diantarkan ke Kampung Uloni Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak.

Korbanpun memenuhi permintaan tersebut dan mengantar barang-barang belanjaannya ke lokasi yang telah disebutkan dengan menggunakan sepeda motor Jupiter MX-king. 

Sesampainya di pinggir jalan Kampung Uloni, Distrik Ilaga Kabupaten Puncak, korban langsung ditembak dengan menggunakan senjata api sebanyak dua kali tembakan.

Tembakan tersebut mengenai bagian kepala korban. Tidak hanya itu, korban juga dibacok di bagian kepala hingga korban tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara motor yang digunakan korban ikut dibakar. (fia/nat)