MERAUKE– Mobil  Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merauke Theresia  Mahuze dilempar oleh orang tak dikenal di sekitar gedung gereja  lama Katolik  Kudamati, Kelurahan  Kamundu Merauke, Senin (12/10). Saat itu Theresia sedang dalam perjalanan pulang dari kantor ke rumahnya di Kampung Kuper  Distrik  Semangga Merauke.

Kapolsek Wamena Kota AKP Agus Kuswanto saat melihat para sopir lajuran membongkar barang bawaannya dari Jayapura untuk dilakukan pemeriksaan di halaman Polsek Wamena Kota di Jalan Hom-hom, Wamena, Selasa (13/10). ( FOTO: Denny/ Cepos)

    Lemparan  ini mengenai bagian depan sebelah  kanan yang membuat Ketua KPU Merauke Theresia Mahuze panik. “Saya  panic, karena saat itu  bersama dengan anak saya dan ajudan dalam mobil,’’ kata Ketua KPU Merauke Theresia Mahuze kepada  wartawan di ruang kerjanya, Selasa (13/10).

    Theresia menjelaskan kronologi kejadian saat pulang dari kantor sekitar pukul 21.00 WIT kemudian menjemput anaknya di  jalan Pembangunan Merauke, selanjutnya menuju Kampung Kuper   melewati jalan Kudamati. Saat  di sekitar jalan Kudamati, tiba-tiba terdengar dentuman besar.

  “Mungkin karena  saya panic, sehingga mendengar seperti dentuman ditembakan. Namun saya klarifikasi, itu bukan tembakan tapi  lemparan apakah  kayu atau besi,’’ jelasnya.   

   Saat itu mobil dalam keadaan laju, sehingga dirinya memerintahkan ajudannya untuk  belok masuk Rumah Sakit Bunda Pengharapan. ‘’Artinya mengamankan diri  disitu mengantisipasi  jangan sampai kalau memang ada orang yang berniat tidak baik dan kalau dipaksakan melanjutkan perjalanan  dan ada yang tiba-tiba menghadang di depan,’’ jelasnya.

     Setelah itu, lanjut dia langkah pertama yang  ia lakukan adalah menghubungi Kasat Intelkam kemudian menyampaikan posisi saat itu. Tak lama  kemudian, Kasat Intel dan anggotanya datang kemudian  melakukan penyisiran, namun  orang yang  melempar mobil tersebut sudah  tidak ditemukan.

   Terkait dengan insiden  yang dialami  tersebut, Theresia    Mahuze  mengaku positif thinking saja,  dan tidak menghubung-hubungkan dengan kondisi dan situasi yang ada sekarang  terkait dengan Pilkada. Sebab menurutnya, di sekitar  Kudamati tersebut sering terjadi aksi  kriminalitas meski  untuk dirinya baru  kali ini mengalaminya.

  “Karena   kadang saya pulang motor tapi  aman-aman saja. Hanya tadi malam sempat  terjaids insiden dan bikin saya shock,’’ tandas.   

   Secara terpisah, Kapolres Merauke AKBP Agustinus Ary Purwanto, SIK, kepada wartawan mengungkapkam bahwa insiden yang dialami  Ketua KPU Merauke tersebut sedang dalam penelusuran pihaknya. Namun Kapolres  memastikan bahwa itu bukan tembakan, namun pelemparan. ‘’Karena dari  penelusuran dan pengecekan yang dilakukan terhadap mobil yang digunakan Ketua KPU hanya ada lecet akibat benda tumpul,’’ tandasnya. (ulo/tri)