Para mahasiswa Tambrauw di Jayapura, saaf memegang stiker bertuliskan menagih janji pembangunan asrama mahasiswa dan penolakan pembangunan Kodim di Tambrauw di kontrakan sementara di Perumnas 3 Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Kamis (27/8). ( FOTO: Yewen/Cepos)

JAYAPURA-Mahasiswa Tambrauw di Jayapura yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Tambrauw (IMT) meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Tambrauw agar segera membangun asrama mahasiswa permanen di Kota Studi Jayapura. 

“Kami minta Pemkab Tambrauw mengutamakan pembangunan sumber daya manusia (SDM) dengan membangun asrama mahasiswa dan mahasiswi di Kota Jayapura,” kata Ketua IMT Jayapura, Nicodemus Momo, saat ditemui Cenderawasih Pos di Asrama Kontrakan Sementara Mahasiswa Tambrauw di Perumnas 3 Waena, Kelurahan Heram, Kota Jayapura, Kamis (27/8).

Dalam sidang anggaran APBD Tahun 2020 pada 4 Desember 2019 di Kantor DPRD Tambrauw, pihak Pemkab, DPRD dan mahasiswa telah sepakat agar pada sidang APBD perubahan 2020, Pemkab akan menganggarkan dana untuk membeli tanah dan pada sidang APBD 2021 akan dilanjutkan dengan pembangunan asrama permanen di Kota Jayapura. 

Menurut Nicodemus, asrama sementara yang dikontrak oleh Pemkab Tambrauw di Jayapura saat ini sudah tidak mampu menampung mahasiswa yang setiap tahun memilih Kota Jayapura sebagai tempat studinya. 

“Kontrakan yang sekarang sudah tidak mampu menampung mahasiswa Tambrauw di Jayapura. oleh karena itu, Pemkab harus segera membangun asrama yang permanen di Kota Jayapura,” katanya. 

Tidak hanya itu, Nicodemus mengatakan, pihaknya dari mahasiswa Tambrauw di Jayapura juga menolak pembangunan Kodim di Negeri Penyu Belimbing, yang rencananya akan dibangun.

“Kami bersama seluruh mahasiswa Tambrauw di Jayapura menolak kehadiran dan pembangunan Kodim di Kabupaten Tambrauw,”tegasnya. (bet/tho)