Ketua Panitia Sepakbola Putri U-17 Piala Menpora, Anike Rawar yang juga merupakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Provinsi Papua saat menyerahkan tropy kepada salah satu pemain Mimika yang keluar sebagai juara di lapangan sepakbola Berg En Dal Argapura, Jayapura, Selasa (18/6) kemarin.( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA- Tim sepakbola putri Mimika berhasil menyabet gelar juara Sepakbola Putri U-17 Piala Menpora seri Provinsi Papua usai memuncaki klasemen tanpa kekalahan sehingga meraup 12 poin dari 4 kemenangan.

Dengan gelar juara yang mereka raih, tim putri Mimika U-17 berhak mewakili Papua pada seri Nasional di Bandung pada 5-10 Agustus 2019.

Sementara juara dua diraih oleh tim putri Nduga (Nenggam FC) dengan koleksi 9 angka. Disusul oleh tim asal Kabupaten Yahukimo, Dekai FC sebagai juara 3.

Nenggam FC meski hanya sebagai runner up, tapi juga akan mewakili Papua pada ajang Bandung IFC Woman pada 17-21 Agustus 2019 di Bali.

Untuk gelar individu, top skor dimenangkan oleh pemain Nenggam FC, Min Gwijangge dengan 9 gol. Dan pemain terbaik jatuh pada Claudia Muabuai dari PS Kayo Pulau (Kota Jayapura).

Pada Piala Kemenpora U-17 putri seri Papua yang pertama hanya diikuti 5 tim, diantaranya PS Kayo Pulau (Kota Jayapura), Swallow FC (Kabupaten Jayapura) Mimika FC, Nenggam FC (Nduga) dan Dekai FC (Yahukimo).

Koordinator provinsi, Natalia Tulungan mengatakan, tim putri Mimika akan bersaing dengan juara masing-masing provinsi untuk memperebutkan Piala Menpora.

“Semoga tim yang juara bisa menyiapkan diri lebih baik lagi, karena seri nasional akan lebih berat dari seri provinsi. Dan semoga tim Mimika bisa buktikan bahwa putri Papua juga bisa bersaing dengan peserta lainnya, sehingga bisa membawa pulang Piala Menpora ke Tanah Papua,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos usai pertandingan yang berlangsung di lapangan Berg En Dal Argapura, Selasa (18/6) sore kemarin. 

Ketua Panitia Sepakbola Putri U-17 Piala Menpora, Anike Rawar yang juga merupakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Provinsi Papua mengatakan, ini adalah kesempatan bagai putri-putri Cenderawasih untuk bisa membuktikan bahwa putri Papua juga memiliki bakat-bakat yang mumpuni dalam mengolah sikulit bundar.

Ia berharap, tim Mimika FC bisa menorehkan prestasi pada seri nasional. Pasalnya, Mimika FC satu-satunya andalan masyarakat Papua.

“Semoga pemain-pemain yang berkualitas dari turnamen ini bisa dilihat dan bergabung bersama tim Mimika untuk bisa menambah kekuatan, sehingga bisa membawa gelar juara ke Papua,” katanya.

Selain itu, dirinya menuturkan, pihaknya akan kembali menggelar kompetisi sepak bola putri pada Desember 2019, tepat pada Hari Ibu.

“Saya akan bangkitkan sepakbola putri di Papua, dan saat Hari Ibu pada Desember, saya akan kembali menggelar kejuaraan sepakbola putri. Oleh karena itu, saya berharap seluruh daerah bisa ikut,”harapnya.(eri/tho)