JAYAPURA-Terkait dengan pelaksanaan PON XX di Papua, ternyata bukan hanya Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., yang mempertanyakan transparansi anggaran pelaksanaan PON XX di Papua. Bupati Mimika, Eltinus Omaleng juga mempertanyakan hal yang sama.

Menurut Bupati Mimika Eltinus Omaleng, saat ini yang menjadi permasalahan bukan kesiapan pelaksanaan PON XX, tetapi menyangkut anggaran, yang sampai dengan saat ini dirahasiakan oleh PB PON.

“PB PON, kami anggap merahasiakan anggaran pelaksanaan PON XX. Tidak ada keterbukaan, tidak transparan akan dana tersebut,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Kamis (27/5) kemarin.

Diakuinya, apa yang disampaikan Wali Kota Jayapura, sangat benar. Malah dirinya ingin mengungkapkan hal tersebut lebih awal sebelum disampaikan Wali Kota Jayapura.

“Sebenarnya saya mau sampaikan lebih dulu, akan tetapi sudah disampaikan Pak Wali Kota Jayapura. Sikap kami pemerintah mendukung akan tetapi dengan dasar transparansi anggaran, kita akan lakukan rapat 2 Juni  mendatang,” terangnya.

Lanjutnya, jika pada rapat tersebut penyampaian anggaran PON masih tertutup, maka empat cluster akan sama-sama mengambil sikap. “Kami tuntut keterbukaan dalam hal pembahasan anggaran PON. Jika masih ditutup-tutupi maka kami empat cluster ini akan sama-sama mengambil sikap, tidak mau menjadi tuan rumah,” tegasnya.

Menurut Omaleng, empat cluster ini sudah melakukan koordinasi. Bahkan melalui Sekda Provinsi Papua, dan dari pembahasan ini akan dilaksanakan rapat pada tanggal 2 Juni 2021. (ana/nat)