///MERAUKE///

MERAUKE- Karena  memiliki  gejala  Covid-19,  seorang  warga  Merauke   terpaksa  harus  dirawat  di RSUD Merauke  sebagai pasien   dalam pengawasan  (PDP). Plt  Kepala  Dinas  Kesehatan  Kabupaten Merauke dr.Nevile  R. Muskita ketika  dihubungi   lewat  telepon selulernya, mengungkapkan, satu  warga  Merauke  tersebut  dirawat  sebagai  pasien dalam pengawasan  karena  memiliki  gejala   Covid-19.   

  “Dia sebenarnya   tidak   memiliki   riwayat  kontak  dengan  pasien  yang  sudah positif  Corona.   Hanya  orang  tuanya yang pernah melakukan  perjalanan   keluar  Merauke  dan yang  bersangkutan memiliki gejala, sehingga  kita  rawat  dan isolasi, sekaligus  kita lakukan  evaluasi,” kata   Nevile Muskita.      

  Sampai   Senin (4/5), kemarin,  jumlah pasien positif  Corona  yang  masih  dirawat  di  RSUD Merauke  sebanyak  7 orang,  dimana  2 orang  lainnya  adalah  pasien   dari   Kabupaten  Boven Digoel.  Status  ketujuh  pasien  positif   Corona   tersebut  belum  diketahui apakah  masih positif  atau  sudah sembuh. 

  Sebab, spesimen  yang  dikirim  beberapa    hari   lalu  lewat Hercules  belum  diterima pihak   Dinas Kesehatan  Kabupaten  Merauke. Nevile  Muskita menjelaskan, spesimen    tersebut  dikirim ke  Jakarta,  karena   saat itu  pesawat Herculesnya  ke Jakarta   bukan ke Jayapura. “Biasanya  kalau  pengiriman ke  Jakarta seperti itu yang butuh waktu  lama  baru  bisa kita  terima. Jadi  kita masih menunggu  hasil dari Jakarta  seperti apa,” terangnya. (ulo/tri)