Jhon Richard Banua,SE, MSi ( FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA-Pemerintah Kabupaten Jayawijaya akhirnya memiliki alat Polymerase Chain Reaction (PCR) sendiri  sendiri untuk digunakan dalam penanganan Covid-19 di Wilayah Lapago atau Pegunungan Tengah Papua. Dengan datangnya alat tersebut di Wamena Sabtu (6/6) kemarin, maka  akan sangat membantu tim medis dalam melakukan pemeriksaan Swab.

  Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengungkapkan bahwa dengan adanya alat PCR di  RSUD Wamena ini, maka rencana kedepan  pihaknya akan melakukan razia besar -besaran dengan melakukan rapid test. Pemda akan berupaya mengambil sampel darah  semua OTG yang ada di Jayawijaya hingga di gang-gang pemukiman warga. 

  “Hasil rapat saya dengan tim medis, seperti di jalan Irian apabila ditutup dari pos lantas sampai Bank Mandiri Wamena itu semua masyarakat disana harus dilakukan rapid test, tidak boleh ada yang tidak, sehingga benar -benar dicari penularan lokal ini sampai ke distrik -distrik,”ungkapnya Senin (8/6) kemarin.

   Bupati Jhon memastikan  untuk mengoperasikan alat PCR, tenaga medis yang ada di Laboratorium rumah sakit itu sudah mampu untuk melakukan pengambilan sampel Swab dan sekaligus melakukan pemeriksaan dengan alat tersebut, sehingga saat ini hanya tinggal menunggu teknisi dari Jayapura untuk merakit alat PCR itu.

  “Kita akan atur bagaimana teknisi bisa datang ke Wamena merakit alat agar segera bisa digunakan, sebab kalau kita gunakan alat PCR yang dimiliki sendiri paling orang yang kita karantina karena rapid test , itu untuk mengetahui hasil swabnya mungkin cuma 24 jam sudah mengetahui hasilnya,”tuturnya.

   Dimana satu alat PCR  ini bisa melakukan  pemeriksaan 30 sampel Swab setiap harinya. “Alat ini merupakan pengadaan dari pemerintah daerah, untuk bantuan PCR dari Provinsi Papua sendiri belum sehingga kita harus mengambil langkah untuk membeli sendiri alat tersebut,” jelas Jhon Banua. (jo/tri)