Pemain Persipura Jayapura saat menyapa suporternya di Stadion Klabat Manado usai menjamu PSIS Semarang dalam laga perdana Liga 1 musim ini 1 Maret lalu. ( FOTO: Erik/Cepos)

Persipura Jayapura

JAYAPURA – PSSI dan Menpora telah sepakat untuk menunda kompetisi Liga 1 dan Liga 2 per hari Senin (16/3) kemarin, hingga dua pekan ke depan. Masa libur ini dimanfaatkan oleh anak-anak Mutiara Hitam untuk berkumpul bersama keluarga mereka sebelum kembali menjalani latihan pada 21 Maret mendatang. 

Meski diliburkan, namun manajemen Persipura terus memantau aktifitas para pemainnya. Apalagi dengan adanya virus corona membuat manajemen terus mengontrol para pemainnya. 

Dokter Persipura Jayapura, dr Benny Franclin Suripatty menjelaskan, bahwa dengan diliburkannya tim, ia lebih aktif untuk mengupdate informasi seberapa penting bahayanya virus Corona bagi pemain dalam penularannya.

“Semua masing-masing pemain kembali ke keluarganya. Ya dari jauh hari saya sudah share mengenai Corona, gejala dan tandanya. Saya sudah mengingatkan bahwa jika terjadi sesuatu sesuai dengan gejala boleh memeriksakan dirinya ke layanan kesehatan terdekat,” ungkap dr Benny kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Senin (16/3) siang kemarin. 

Persipura sendiri telah meliburkan pemainnya pasca kemenangan 4-3 atas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (13/3) lalu. 

“Palingan yang saya selalu ingatkan untuk sesering mungkin cuci tangan. Edukasinya biasanya saya masukan dalam grup untuk pemain secara pribadi,” ujarnya. 

Lulusan Universitas Cenderawasih itu juga membeberkan langkah-langkah yang ia sering lakukan setiap tim melakukan tour ke markas lawan. 

“Kalau berangkat misalnya di bandara persiapkan diri dengan masker, untuk mengantisipasi, karena di bandara lebih banyak ketemu orang. Beda kalau kita di hotel, tapi kalau di bandara kan semua orang dari berbagai daerah ada disitu,” ujarnya. 

“Untuk daya tahan tubuh sejauh ini, karena mereka merupakan pesepak bola, secara fisik pemain cukup baik karena mereka berolahraga dan makan yang teratur. Paling saya tambah dengan multi vitamin, saya cukup masuk ke personal, saya membuka kepada pemain jika ada sesuatu jangan sungkan bertanya kepada saya,” jelasnya. 

Menurutnya, untuk langkah pencegahan sedini mungkin, ia terus intens melakukan komunikasi secara personal terhadap 29 punggawa Mutiara Hitam. 

“Untuk memeriksa 29 pemain, saya juga butuh feedback dari mereka, jika ada sesuatu maka komunikasinya tetap dua arah untuk mencegah lebih dini jika terjadi sesuatu, tapi kami berharap pemain bisa menjaga kebugaran tubuh selama libur,” tandanya. (eri/gin).