Menpora Imam Nahrawi didampingi  Bupati Merauke Frederikus Gebze saat meninjau stadion Olahraga  Katalpal Merauke,  Selasa (23/7). ( FOTO : Sulo/Cepos )

MERAUKE-Menteri Pemuda Olahraga   Imam Nahrawi  meninjau Stadion Katalpal  yang dibangun sejak 2004  lalu, namun sampai  sekarang belum rampung. Stadion   Katalpal   yang berada di Mopah Lama Merauke ini  rencananya akan digunakan   untuk babak pengisian sepak Bola  PON XX, Tahun 2020 mendatang. Saat peninjauan tersebut, Menpora didampingi Bupati   Merauke Frederikus Gebze, SE, Kepala Dinas  Pemuda Olahraga Papua, Anggota Komisi I DPR Papua Jefri Kaunang,   Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kabupaten Merauke Drs . Salestinus A. Kahol, MT, Ketua Harian KONI Kabupaten Merauke , Samuel  Tanalepy, SE.   

  Usai meninjau stadion tersebut,     Menpora Imam Nahrawi menjelaskan  bahwa untuk  menyelesaikan pembangunan  stadion ini  dibutuhkan  kerja sama dan kerja keras dari pemerintah Provinsi Papua maupun Pemerintah Kabupaten Merauke, sebab  harus membutuhkan   eksekusi anggaran. Namun ia mengingatkan   agar dalam pemanfaatan setiap   anggaran yang disediakan dibutuhkan kehati-hatian, cermat dan teliti karena  harus membutuhkan kesepakatan pula. ‘’Tinggal bagaimana sinkronisasi antara APBD provinsi dan APBD Kabupaten. Mana yang dikerjakan  provinsi dan mana yang dikerjakan kabupaten,’’ jelasnya.   Tentunya, pemerintah pusat lanjut di, akan memantau secara detail dan bisa jadi sewaktu-waktu dibutuhkan  intervensi  maka  akan  dilakukan pihaknya. 

Ditanya dengan sisa waktu yang ada, apakah   penyelesaian stadion   ini dapat dilakukan sebelum pelaksanaan PON XX  pada Oktober 2020, Menpora mengaku masih  optimis  bisa diselesaikan Karena menurutnya, masih ada 2 tahun anggaran yakni 2019  yang sedang berjalan dan 2020.    

‘’Kita harapkan bulan  Juli sudah selesai  sehingga ada  space   waktu untuk melakukan evaluasi menuju Oktober 2020,’’ terangnya. 

   Sementara     itu, Bupati Merauke Frederikus Gebze, SE, M.Si,   menjelaskan, untuk tahun    2019 ini  pemerintah Provinsi  Papua telah  mengalokasikan anggaran  sebesar Rp 49 miliar. Sedangkan  dari APBD  Kabupaten Merauke  diupayakan  bisa dialokasikan Rp 100 miliar. ‘’Nanti diolah bagaimana yang penting tidak menyalahi  aturan,’’tandasnya.(ulo/tho)