PON 2020 Papua

JAYAPURA – Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali meminta pemerintah Papua, dan jajaran media massa agar kian semangat menggaungkan perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020.

Dalam kunjungan ke empat kluster penyelenggaraan pada pakan lalu, Menpora sangat mengapresiasi dan sangat optimis pembangunan venue akan selesai tepat waktu. 

Namun Menpora menilai jika, semarak atau gaung perhelatan pesta olahraga terbesar di Indonesia itu masih kurang maksimal. PON XX tinggal menyisakan 244 hari lagi, untuk itu Menpora meminta untuk gencar promosi dan publikasi event olahraga empat tahunan tersebut.

Kata Menpora, ajang sekelas PON, gaungnya benar-benar harus terasa. Apalagi publikasi PON juga mampu meyakinkan seluruh kontingen bahwa Papua benar-benar siap sebagai tuan rumah PON XX. 

“Saya dan pemerintah berharap gaung pelaksanaan PON XX tahun 2020 di Papua semakin gencar. Semoga media juga bisa ikut berandil,” ungkap Menpora kepada awak media saat ditemui di Stadion Papua Bangkit, Jumat (14/2). 

Senada dengan itu, Deputi III Kemenpora, Raden Isnanta juga menyarankan agar Pemerintah Provinsi Papua dan empat kluster penyelenggara PON sudah harusnya melakukan branding bertema PON XX pada setiap venue yang telah selesai dibangun.

Tujuannya, agar masyarakat bisa merasakan euforia dan atmosfer penyelenggaraan pesta olahraga empat tahunan itu di Bumi Cenderawasih.

“Kami berharap kepada teman-teman di Pemerintah Provinsi Papua dan kabupaten kota agar di setiap venuenya untuk segera dibranding, biar masyarakat tidak hanya mengenal gedung yang sudah berdiri gagah tapi juga simbol-simbol terkait PON sudah menempel di gedung itu, supaya orang tahu kalau itu adalah arena yang akan digunakan pada PON nantinya,” ujar Raden.

Kata Raden, semarak PON tak hanya dilaksanakan saat dekat-dekat pembukaan hingga penutupan. Namun publikasi dan semarak PON harusnya mulai digaungkan jauh-jauh hari. 

“Agar orang yang datang ke Papua pun bisa merasakan aura PON. Bisa dengan spanduk, baliho ataupun slogan-slogan apa saja. Ini harus dimulai dan dipasang pada gedung venue yang sudah selesai, karena memberikan informasi PON kepada masyarakat jangan ditunggu pas mau pembukaan, tapi dari sekarang harus segera dipublikasikan untuk menyampaikan bahwa fisik hingga panitia penyelenggara telah siap,” jelas Raden. 

Dirinya juga berharap, pasca PON, Papua harus bisa memanfaatkan venue yang bertaraf Internasional tersebut. Ia yakin, kedepan akan lahir atlet-atlet handal dari ufuk timur Indonesia. 

Venuenya harus dimanfaatkan, saya yakin dengan adanya venue megah di Papua bisa menciptakan atlet muda yang bisa mengharumkan nama Papua dan Indonesia di ajang Internasional seperti Asian Games, Swasta Games dan Olimpiade,” tandanya. (eri/gin).