Boaz Solossa ( FOTO : Erik / Cepos)

Madura United Ingin Terus Konsisten

JAYAPURA-Laga sengit akan tersaji pada pekan kedelapan Shopee Liga 1 2019 yang mempertemukan tuan rumah Persipura Jayapura dan tamunya Madura United di Stadion Mandala Jayapura, Selasa (16/7) sore nanti pukul 15.30 WIT.

Persipura yang kembali ditangani Jacksen F. Tiago akan mencoba mencari kemenangan pertama di pertandingan ini. Pasalnya, dari 7 pertandingan yang sudah dilakoni anak-anak Mutiara Hitam, julukan Persipura, tak satu pun diraih dengan kemenangan.

Sehingga laga ini akan menjadi momentum kebangkitan Boaz Solossa dan kawan-kawan. Sekaligus laga pembuktian Jacksen untuk memutus hasil minor timnya.

Namun Jacksen harus waspada. Pasalnya tim tamu datang dengan sebuah misi penting. Tim berjuluk Laskar Sapeh Kerab itu ingin menjaga tren positif meraka yang belum tersentuh kekalahan. Tim asuhan Dejan Antonic sejauh ini sudah meraih empat kemenangan dan dua kali hasil imbang, sehingga menempatkan mereka pada peringkat tiga dengan koleksi 14 poin.

Kendati demikian, meski bukan laga yang mudah, namun pelatih Persipura Jacksen akan berusaha untuk mengakhiri penampilan apik anak-anak Madura tersebut. 

“Semoga dengan kerja keras dari pemain semuanya dan  dukungan dari suporter juga kita bisa raih tiga poin pertama di Mandala. Kita tahu bukan sebuah hal yang mudah tapi kita tahu juga itu bukan sesuatu yang mustahil juga. Dan saya rasa kita punya kekuatan yang kita bisa kembalikan lagi di laga besok (hari ini, red),” ungkap Jacksen dalam konfrensi pers di ruang media Stadion Mandala Jayapura, Senin (15/7) siang kemarin.

Jacksen menuturkan bahwa waktu 3 hari sebelum pertandingan merupakan waktu yang begitu singkat baginya dalam menemukan kerangka tim yang solid. Tapi ia percaya, dengan semangat dan kerja keras pemainnya bisa membuahkan hasil maksimal dalam pertandingan.

“Kita diberi tanggung jawab untuk bisa bekerja sama dengan pemain. Persiapan kita cukup singkat, hampir tiga hari kita bersama. Jelas kita tahu bukan waktu yang cukup untuk kita buat sebuah perubahan yang drastis. Tapi paling tidak aura bahagia gembira enjoy sudah mulai terlihat,” tegasnya.

Meski baru tiga hari, tapi Jacksen mengakui sudah memiliki sedikit gambaran tentang pemainnya. Sebab, pelatih berusia 51 tahun itu sudah mengikuti perkembangan timnya di dua pertandingan sebelumnya.

“Di Malang dan melawan Perseru Badak Lampung saya sudah ikuti mereka. Dan jelas itu hal yang bisa saya manfaatkan dan semoga kita bisa lihat perubahan. Saya sangat yakin kita punya hubungan yang intens lebih dari sekadar pelatih dan pemain. Walaupun kita tahu sekarang sudah kondisinya berbeda tidak seperti dulu, tapi kita akan coba menyatuhkan kembali tim kita,” ucapnya.

“Semua pemain, maupun staf pelatih untuk membangun sebuah kekuatan yang baru. Saya tidak lihat posisi di mana sekarang kita berada, tapi kita akan berusaha mencapai sesuatu yang baik besok, semoga di Berkati,” sambungnya.

Jacksen juga tak lupa mewanti-wanti pemainnya. Sebab calon lawan mereka mengingatkan dirinya pada Persipura beberapa tahun lalu.

“Kita tahu Madura United sekarang mengingatkan kita pada tim Persipura yang dulu. Tim yang dijagokan untuk menjadi juara dan punya kekuatan luar biasa dan semua lawan mau mengalahkan mereka. Kita coba lihat besok siapa tahu ada mujizat di sini dan kita bisa mengalahkan Madura. Saya rasa itu akan menjadi berkat yang luar biasa dan bisa membuat segala sesuatu berubah. Dan itu yang kita kejar, semoga ada rejeki kita di laga besok,” bebernya.

Tapi dalam laga penting ini, Jacksen belum bisa menurunkan Imanuel Wanggai dan Marinus yang masih dalam proses pemulihan cedera. Begitu juga dengan Ricardo Salampessy yang akan menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

Sang kapten Persipura, Boaz Solossa yang akan menjadi pemimpin rekan-rekannya dalam pertandingan sore ini mengatakan, ia bersama rekan-rekannya sudah sangat siap untuk meraih kemenangan perdana.

“Buat saya dan teman teman, kami sudah lupakan hasil kemarin dan kami menerima coach dengan baik. Saya rasa untuk laga besok dengan waktu tiga hari latihan, kami merasa happy. Untuk itu dan saya rasa Tuhan akan berikan kita kemenangan di laga besok,” tegasnya.

Boci sapaan akrabnya, menilai jika kehadiran Jacksen memberikan warna baru dalam tim. Sehingga ia optimis, timnya akan segera mengakhiri hasil minor tersebut.

Sementara itu, Pelatih Kepala Madura United, Dejan Antonic menilai jika laga ini akan berat buat timya. Pasalnya Persipura kini sedang ditukangi oleh sosok pelatih yang pernah mengukir banyak prestasi bersama Persipura.

“Pasti akan ada perubahan setelah ditangani oleh Jacksen. Persipura juga punya tradisi besar sekali di sepak bola di Indonesia, tim yang jadi juara di Indonesia. Banyak pemain yang kualitas, banyak pemain yang Timnas, laga ini akan berat buat kami,” ujarnya.

Meski begitu, Dejan tetap optimis bisa membawa poin dari markas Persipura. Sebab, Dejan akan melanjutkan tren positif mereka yang belum tersentuh kekalahan.

“Kita datang ke sini untuk curi poin, dan jika kita ingin curi poin di sini. Kita harus kerja keras, kerja sama dan habis itu tergantung Tuhan. Saya mau lihat pertandingan bagus, dimana dua tim main positif football,” katanya.

Jika Persipura kehilangan beberapa pemain pilarnya, Madura United juga demikian. Tiga pemain pentignya, Greg Nwokolo, Andik Vermansyah dan Muhammad Ridho juga dipastikan absen lantaran cedera.

“Besok kita tidak ada beberapa pemain, ada beberapa pemain cedera, banyak pertandingan tapi tidak banyak istirahat. Yang lain sudah ok, dan siapa yang main dan di bangku cadangan pasti semua siap main,” bebernya.

Di tempat yang sama Marco Meraudje pemain Madura United asal Papua yang dipastikan turun sejak menit awal mengatakan, dirinya sudah sangat siap untuk bermain dan mencuri poin di Mandala.

“Kalau kami dari teman-teman sudah siap, dan akan terus konsisten, bahwa main di kandang dan di luar kandang kita harus curi poin,” tandasnya. (eri/nat)