Anggota sata mengevakuasi jenazah dari lokasi dan akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Jumat (25/12) ( FOTO: Humas Polresta Jayapura Kota for Cepos)

JAYAPURA- Kompleks asrama Rusunawa digegerkan dengan penemuan sosok mayat laki-laki tanpa identitas dengan posisi tubuh terendam air di dalam parit Asrama Rusunawa, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kamis (24/12) lalu.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Abepura AKP Clief G. Philipus Duwith mengatakan, penyebab kematian korban dalam penyelidikan dan penanganan Unit Reskrim Polsek Abepura.  Pihaknya juga telah memintai beberapa keterangan saksi.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi penemuan mayat, jasad korban mengeluarkan darah dibagian hidung dan jenazah sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara,” terang Kapolsek Clief Duwith, Sabtu (26/12).

 Clief Duwith menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh saksi yang merupakan penghuni Asrama Rusunawa. Dimana saat itu saksi hendak ke kamarnya di lantai dua dan melihat di dalam parit seperti ada wajah orang.

 “Melihat hal tersebut, saksi turun untuk memastikan. Setelah dicek wajah tersebut merupakan sesosok mayat di dalam parit dengan posisi tenggelam dan terlentang di atas permukaan air,” terangnya.

 Terkait temuan itu, saksi memberitahu rekan-rekannya yang selanjutnya menghubungi Purek III Uncen melalui via telepon dan melapor ke kantor Polisi terdekat. “Adapun ciri-ciri korban diantaranya menggunakan kaos baju loreng, celana panjang hintam dan masyarakat pegunungan. Diimbau kepada masyarakat kota Jayapura apabila ada sanak keluarganya yang hilang maupun belum pulang bisa mengecek ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk memastikan apakah korban adalah keluarganya atau bukan,” pungkasnya. (fia/nat)