Jhon Y. Betaubun, SH.,MH. ( foto: Priyadi/Cepos)

*Sosialisasi Vaksin Covid-19 Itu Penting

JAYAPURA-Wakil Ketua DPRD Kota Jayapura Jhon Y Betaubun, SH., MH., bersyukur dengan adanya vaksin Covid-19 sudah tiba di Papua khususnya Kota Jayapura. Semoga vaksin Covid-19 bisa menjadi senjata ampuh dalam menumpas virus Corona yang sudah meresahkan penduduk dunia maupun masyarakat Kota Jayapura sejak bulan Maret 2020 lalu.

 Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk tidak melakukan analisa dengan mengira-ngira soal efek vaksin ini atau lebih parahnya lagi dengan menyebar hoax bahwa orang setelah di vaksin bisa sakit bahkan meninggal dunia. Tapi paling tidak masyarakat bisa menjelaskan dan mengikuti apa yang sudah menjadi arahan pemerintah karena pemerintah itu sudah mewakili rakyat dan tidak mungkin pemerintah mencelakai atau merugikan rakyatnya Untuk itu, secara otomatis pemerintah tentu memberikan yang terbaik bagi rakyatnya.

  “Bagi saya kalau pemerintah sudah percaya vaksin ini baik dan tidak masalah jika diberikan ke masyarakat mari kita ikuti secara baik, jangan ada masyarakat merasa sok tahu dan membuat opini publik yang menyesatkan di Medsos atau lainnya, karena ini malah bisa memperkeruh keadaan dan membuat orang panik, sehingga imunitas tubuh bisa lemah dan mudah terkena virus Corona,’’tegasnya, Kamis (7/1)kemarin.

 Dijelaskan juga, jika masih ada masyarakat yang memberitakan hoax soal vaksin dan tanpa ada dasar yang kuat, masyarakat atau oknum itu harus bisa mempertanggung jawabkan di depan hukum jangan main-main, apalagi masyarakat semua ini orang awam belum tahu soal vaksin jadi apa yang sudah dianjurkan pemerintah ya ikuti saja demi kebaikan dan kesehatan bersama.

 Selain itu, sebelum dilakukan vaksinasi pemerintah juga bisa memberikan sosialisasi melalui tim medis menjelaskan tentang pemberian vaksin Covid-19 bisa diberikan kepada siapa saja, mulai umur berapa, jika mereka punya riwayat sakit atau gejala sakit apakah dapat diberi vaksin atau tidak. Karena ini juga penting jadi dalam memberikan vaksin juga tidak sembarangan dan apa yang sudah dilakukan pemerintah bahwa pertama kali yang diberikan vaksin tenaga kesehatan kemudian pelayanan public maupun seluruh rakyat Indonesia bukan untuk orang -orang tertentu saja seperti yang dikatakan Presiden RI. (dil/wen)