WAMENA-Untuk mencegah penyelundupan miras ke wilayah Jayawijaya, seperti yang ditemukan dua hari lalu, kini seluruh angkutan barang yang dari Jayapura melalui Kabupaten Yalimo wajib dilakukan pemeriksaan di Polsek Wamena Kota. Kini, hampir setiap hari dalam seminggu terakhir ini ada 20 kendaraan yang diperiksa baik Triton maupun truk bermuatan barang.

  Kapolsek Wamena Kota AKP Agus Kuswanto mengakui jika setiap kendaraan yang masuk dari Jayapura hingga ke Wamena itu dilakukan pemeriksaan khususnya kendaraan yang membawa barang sembako. Sebab, dikhawatirkan mereka membawa barang terlarang seperti miras pabrikan yang ditemukan tak bertuan kemarin.

Kapolsek Wamena Kota AKP Agus Kuswanto saat melihat para sopir lajuran membongkar barang bawaannya dari Jayapura untuk dilakukan pemeriksaan di halaman Polsek Wamena Kota di Jalan Hom-hom, Wamena, Selasa (13/10). ( FOTO: Denny/ Cepos)

  “Kita lakukan pemeriksaan ini sehari itu bisa 20 kendaraan yang masuk dari Jayapura, kita antisipasi jangan sampai mereka membawa miras dan narkoba ke Wamena, atau fermipan untuk bahan baku pembuatan miras lokal di Wamena.”ungkapnya selasa (13/10) kemarin.

  Menurutnya, pihaknya wajib melakukan pemeriksaan dari peredaran miras yang ada di Jayawijaya. Bahkan sejak semalam ada sekitar 10 truk yang masuk dan dilakukan pemeriksaan, sementara untuk pagi ini ada 12 truk yang masuk untuk diperiksa.

  “Sopir truk yang masuk dari Jayapura membawa sembako ini masuk ke Wamena berombongan, seperti semalam mungkin ada kelompok yang pertama dan nanti ada kelompok lain lagi, dan kami prediksikan masih banyak kendaraan yang masih dalam perjalanan,” jelas Agus Kuswanto.

Pasca penemuan ratusan botol miras pabrikan beberapa hari lalu, diakui  Kapolsek belum lagi ditemukan adanya miras yang dibawah masuk  ke Wamena secara diam -diam. Namun begitu, pihaknya mendapat informasi  ada lagi miras yang akan masuk ke Wamena yang dibawa sopir lanjuran ini, sehingga memperketat pemeriksaan.

Ia juga menyatakan untuk miras kemarin belum ada pemiliknya, karena sampai saat ini belum ada yang mengaku pemilik barang tersebut , sehingga   ratusan botol miras  dan sopir yang membawanya masuk ke Wamena masih diamankan.

  “Miras itu masih kita amankan dengan sopir yang membawanya, dimana arahan dari Kapolres Jayawijaya miras ini akan kita musnahkan karena tak memiliki ijin edar di Jayawijaya,”tutur Agus Kuswanto.

  Sementara itu dari pantauan Cenderawasih Pos di halaman Mapolsek Wamena Kota dimana ada 8 truk yang bermuatan sembako sedang diparkir  guna dilakukan pemeriksaan.(jo/tri)