SERAHKAN BENDERA: Bupati Mamberamo Tengah Wakil Bupati Mamberamo Tengah,  Yonas Kenelak, S.Sos bertindak sebagai Inspektur Upacara saat menyerahkan bendera merah putih kepada anggota Paskibra untuk dikibarkan. ( FOTO : Humas Pemkab Mamteng for Cepos)

*Dari Perayaan HUT RI ke-74 di Mamberamo Tengah

KOBAKMA-Pelaksanaan HUT Kemerdekaan Negara Republik Indonesia ke-74 secara serentak dilaksanakan di seluruh air, tidak terkecuali di Kabupaten Mamberamo Tengah.

Peringatan Kemerdekaan Negara Republik Indonesia ke-74 diperingati dalam bentuk upacara bendera yang dihadiri Bupati Ricky Ham Pagawak, SH., M.Si, Forkopimda dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Mamberamo Tengah, TNI-Polri, siswa-siswa mulai dari SD hingga SMA di halaman Kantor Bupati Mamberamo Tengah, Sabtu (17/8).

Dalam upacara itu, bertindak sebegai inspektur upacara Wakil Bupati Yonas Kenelak,S.Sos, pembacaaan teks proklamasi oleh Sekda Mesir Yikwa,SAP dan pembacaan Undang-Undang Dasar 1045 oleh Stev Uaga (Sekretaris Dinas Kominfo).

Upacara memperingati detik-detik Proklamasi RI ke-74 ini dimulai pukul 10.00 WIT., berjalan dengan aman dan lancar hingga selesai.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Yonas Kenelak, meminta seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Mamberamo Tengah untuk bersatu, bersama-sama membangun Kabupaten Mamberamo Tengah.

“Jangan lagi dalam membangun, kita terpecah-pecah. Marilah kita bersatu, sehati membangun Kabupaten Mamberamo Tengah, agar semakin maju dan hasil pembangunannya dapat dinikmati oleh rakyat Mamberamo Tengah sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, jika seluruh elemen masyarakat Mamberamo Tengah, tidak bersatu, maka pembangunangan tidak akan berjalan maksimal. Dan hasilnya tentu tidak sesuai dengan yang dinginkan bersama.

Dia menjelaskan, negara Indonesia sudah merdeka 74 tahun, maka saat ini adalah saat membangun rakyat yang ada di Kabupaten Mamberamo Tengah.

“Sebab masyarakat ikut terlibat dan ambil bagian dalam pembangunan, maka itu merupakan bagian dari upaya masyarakat untuk mengisi kemerdekaan,” ucapnya.

Menurutnya, perang merebut kemerdekaan sudah dilakukan para pahlawan yang mempertaruhkan jiwa raganya dalam menghadapi penjajah.

“Kini saatnya, kita mengisi kemerdekaan dengan ikut aktif dalam membangun. Mendukung program-program pemerintah. Perang yang dilakukan para pahlawan melawan penjajah dalam merebut kemerdekaan, kini kita kenang dalam peringatan upacara bendera,” katanya.

Dia menuturkan, semangat para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan tanpa menyerah, hendaknya terpatri dalam setiap anak bangsa di Mamberamo Tengah.

Sementara itu, Bupati Ricky Ham Pagawak, SH., M.Si., berpesan kepada seluruh masyarakat Mamberamo Tengah untuk tetap menghargai perjuangan dari para pahlawa yang sudah berjuang melawan pejajah demi meraih memerdekan bagi negara Indonesia.

“Menghargai para pahlawan yang berjuang dalam merebut kemerdekaan, menghargai berarti melaksanakan tugas yang diberikan dengan penuh rasa tanggungjawab sebagai seorang ASN, guru, petugas kesehatan, TNI-Polri dalam melayani masyarakat di Mamberamo Tengah,” ujar Bupati Ricky Ham Pagawak.

Bupati yang memiliki akronim nama RHP ini juga meminta seluruh masyarakat Mamberamo Tengah untuk sungguh-sungguh dalam memperingati kemerdekaan Negara Indonesia ke-74. Sebab bangsa Indonesia sudah ada di tanah Papua bersama-sama dengan rakyat telah membangun secara baik fisik maupun manusianya.

Perayaan HUT Kemerdekaan RI-74, terasa istimewa bagi Bupati Ricky Ham Pagawak. Sebab setelah upacara, orang nomor satu di Kabupaten Mamberamo Tengah itu mendapatkan penghargaan sebagai tokoh kerukunan umat beragama dari Kementerian Agama Provinsi Papua yang diserahkan langsung Kepala Kemenag Mamberamo Tengah Hendrik Belwawin.

Penghargaan ini diberikan, sebab kehidupan umat beragama di Kabupaten Mamberamo Tengah berjalan dengan baik. Termasuk perhatian terhadap pengembangan keagamaan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Agama yang sudah memberikan penghargaan sebagai tokoh kerukunan umat beragama,” ujarnya.

Menurut Bupati Ricky Ham Pagawak, pihaknya akan selalu mendukung program-program keagamaan yang ada. Pada kesempatan ini, dia mengimbau kepada seluruh umat beragama yang ada di luar Papua, mencontohi kehidupan umat beragama di Papua. 

“Sebab di luar Papua, ada juga saudara-saudara kami yang sulit beribadah dengan baik. Sementara kami di Papua, justru yang ada adalah saling menghargai satu dengan yang lainnya,” tutupnya.(Humas/reis/nat)