Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., bersama Wali Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., dan Kapolresta Jayapura Kota, AKBP. Gustav Urbinas saat melakukan pemeriksaan personel pada apel kesiapsiagaan untuk menghadapi fenomena La Nina di Lapangan PTC, November lalu. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Dalam menyambut malam pergantian tahun 2020 ke 2021, Pemerintah Kota Jayapura melalui Satgas Covid-19 Kota Jayapura tetap melakukan operasi yustisi  protokol kesehatan.

Pasalnya, menjelang pergantian malam tahun baru 2020 ke 2021 pasti banyak warga t Kota Jayapura yang keluar rumah untuk merayakan pesta pergantian malam tahun baru. Baik di depan Kantor Gubernur Papua di Pantai Dok II Jayapura, Jembatan Youtefa, Pantai Hamadi, lingkaran Abepura, Taman Imbi dan beberapa titik lokasi lainnya.

Oleh karena itu, untuk menghindari adanya kerumunan warga dalam merayakan pesta malam tahun baru, Satgas Covid-19 Kota Jayapura bersama unsur lainnya akan melakukan operasi yustisi Prokes di titik-titik yang dianggap rawan untuk warga berkerumun.

 “Malam tahun baru tetap dilakukan operasi yustisi protokol kesehatan di titik-titik rawan warga berkerumun. Kita tidak ingin pergantian malam tahun baru justru ada klaster baru dan membuat angka Covid-19 Kota Jayapura semakin terus bertambah,” ungkap Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM.

Menurut  Rustan Saru, saat ini angka kesembuhan pasien Covid-19 Kota Jayapura sudah terus mengalami peningkatan dibanding dengan kasus pasien Positif. Itu sebabnya, Pemkot Jayapura melalui tim Satgas Covid-19 Kota Jayapura komitmen menekan peningkatan pasien Covid-19 Kota Jayapura. Karena tahun 2021 wali kota minta Covid-19 bisa segera berlalu, sehingga semua sektor sendi perekonomian, pembangunan maupun program kegiatan Pemkot bisa berjalan dengan baik dan lancar. (dil/nat)