Tim gabungan saat mengevekuasi jenazah dari dalam salah satu rumah yang tertimpa longsor di Kampung Dupia, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Selasa (28/7). ( FOTO: Humas Polda Papua for Cepos)

JAYAPURA- Sebanyak empat warga tewas dan tiga unit rumah rusak saat bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Dupia Enarotali, Distrik Paniai Timur, Selasa (28/7) sekira pukul 02:00 WIT dini hari.

Adapun empat orang yang meninggal dunia yakni, Zeth Kudiai (44), Niko Kudiai (17), Nolin Nawipa (17) dan Nolince  Degei (31). Sementara satu lainnya Oktolina Nawipa yang merupakan istri almarhum Zeth Kudiai selamat.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menyampaikan, bencana longsor yang memakan korban di Kampung Dupia, Kabupaten Paniai diakibat curah hujan yang sangat tinggi sejak Senin (27/7).

“Menerima laporan adanya tanah longsor, anggota mendatangi TKP dan melakukan pencarian dan mengevakuasi korban ke RSUD Paniai,” ucap Kamal kepada wartawan, kemarin.

Lanjut Kamal, pencarian para korban telah dilakukan oleh Tim Gabungan TNI-Polri yang dibantu masyarakat setempat. Dimana bencana tanah longsor terjadi karena curah hujan yang sangat tinggi sejak Senin (27/7) hingga Selasa (28/7). “Tanah longsor terjadi sangat cepat dan saat kejadian kebanyakan warga sedang terlelap tidur,” tutur Kamal.

Iapun mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat hujan deras terutama bagi masyarakat yang bermukim di daerah pegunungan yang rawan terjadi tanah longsor.

Kamal menerangkan, untuk proses evakuasi yang dilakukan tim gabungan. Sekira pukul 06.00 WIT, proses pencarian korban longsor yang dilakukan oleh  TNI-Polri, BKO Brimob, Basarnas Kabupaten Paniai dan berhasil menemukan para korban baik di dalam maupun di luar rumah.

Usia ditemukan lanjut Kamal, para korban langsung dievakuasi Ke Rumah Sakit Umum Daerah  Paniai.

Sementara itu, Danramil 1705-02/Enarotali Mayor Cba (K) Marina Rumawak mengatakan, anggota Koramil 1705-02/Enarotali bergerak cepat bersama BNPBD  membantu masyarakat dalam mengevakuasi korban bencana tanah longsor di Kampung Dupia tersebut.

Ia menerangkan, korban tanah longsor ditemukan dimana tiga korban berada dalam rumah yang sama dan satu korban berada di rumah yang berbeda.

“Menurut keterangan saksi Frans Tebai, kejadian ini sangat cepat sekali dan dalam kondisi warga sedang beristirahat di dalam rumah. Tanah longsor ini terjadi sekitar pukul 02.15 WIT,” pungkasnya. (fia/nat)