Terbey O Dageubun, S.Pi.,M.Si ( FOTO : Fiktor/Cepos)

BIAK-Persiapan pelaksanaan Festival Biak Munara Wampasi (BMW) VII tahun 2019 di Kabupaten Biak Numfor mulai dilakukan. Berbagai kegiatan yang akan dilakukan selama enam hari, mulai dari tanggal 1 – 6 Juli mendatang terus dimatangkan. Salah satunya adalah pelaksanaan lomba foto tentang budaya di Kabupaten Biak Numfor.

  Lomba foto yang menghadirkan juri dari Jakarta itu akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp 60 juta. Masing-masing untuk juara pertama sebesar Rp. 25 juta, lalu juara kedua sebesar Rp. 10 juta, lalu juara III sebesar Rp 5 juta dan masing-masing Rp. 1 juta untuk 20 orang finalis. Lomba foto itu tetap mengacu pada tema BMW VII; “menguatkan budaya, membimbing pesona”.

  “Lomba foto ini sudah digelar di iven yang sama tahun sebelumnya, namun untuk kali ini kami akan upayakan supaya lebih baik. Foto pemenang juga akan dikeluarkan di berbagai media termasuk dikirim ke Kementerin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor Turbey O Dageubun, S.Pi.,M.Si kepada Cenderawasih Pos, kemarin.

   Festival BMW yang sudah menjadi agenda tahunan dan telah masuk dalam kalender nasional Kementerian Pariwisata diharapkan dapat mengangkat pariwisata di daerah khususnya di pariwisata Kabupaten Biak Numfor. Karenanya berbagai kegiatan yang digelar selama pelaksanaan festival tetap mengacu pada keragaman budaya dan seni di Kabupaten Biak Numfor.

  Sejumlah kegiatan yang digelar seperti snap mor (menangkap ikan di air laut surut), apen bayeren (berjalan di bara batu panas), parade tari wor dan yosim pancar, kuliner dengan makanan khas daerah. Selain itu, juga ada kunjungan ke sejumlah objek wisata, misalnya saja perjalanan ke beberapa objek wisata termasuk di wilayah kepulauan dan sejumlah lainnya.

  “Evaluasi setiap tahunnya terus dilakukan dan di tahun ini khusus untuk snap mor dilaksanakan di Pantai Sansundi, Distrik Bondifuar,” kata Turbey O Dageubun menambahkan.(itb/tri)