Salah satu Kampung di Waan yang terendam banjir rob pada Rabu (16/12).  ( FOTO: Humas Polres Merauke for Cepos)

MERAUKE- Sebanyak  5 kampung  di Distrik Waan, Kabupaten Merauke dilaporkan terendam banjir rob, yang   merupakan musibah tahunan yang dialami oleh masyarakat di Distrik Waan tersebut setiap  tahunnnya. Banjir rob ini alami warga tepat pada Rabu (16/12) sekitar pukul  06.00 WIT sampai pukul 11.30 WIT

  Tentang banjir rob yang dialami  5 kampung di Distrik Waan tersebut sebagaimana dilaporkan dari Polsek setempat ke Polres Merauke.  Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasubbag Humas Polres Merauke AKP Ariffin, S.Sos  menjelaskan bahwa banjir rob yang terjadi tersebut akibat dari curah hujan yang lebat dan  air laut  pasang yang mengakibatkan 5 kampung pesisir Distrik Waan terendam air banjir yang tinggi air sekitar 1 meter hingga 1,5 meter. 

   Dikatakan Kasubbag Humas informasinya dari Kapolsek, kampung-kampung yang terendam banjir rob tersebut adalah pertama Kampung Waan dengan ketinggian air hingga  mencapai sekitar 70 cm, kemudian Kampung Konorau dengan ketingggian kurang lebih mencapai 1 meter, lalu Kampung Toor dengan ketinggian air mencapai kurang lebih 1 meter. 

   Selanjutnya Kampung Kladar dengan ketinggian air 1,5 meter  dan kelima Kampung Sabon dengan ketinggian air 70 cm.  Dilaporkan, selain merendam pemukimam masyarakat pesisir air laut juga merendam bedeng palawija dan kebun masyarakat setempat yang berdampak gagal panen. 

   “Sementara ini tidak ada korban luka atau korban jiwa, dan bantuan dari pemerintah daerah atau instansi terkait hingga saat ini masih belum ada,” katanya.  

  Iapun mengimbau kepada warga Merauke agar selalu waspada karena prakiraan cuaca akhir-akhir ini sudah memasuki musim hujan dan cuaca ekstrim, sehingga warga tetap waspada air pasang terutama yang tinggal disekitar pesisir laut. (ulo/tri)