Fitrul Dwi Rustapa ( FOTO: Erik / Cepos)

Fitrul Dwi Rustapa

JAYAPURA – Perayaan hari raya Idul Fitri 1441 H tahun 2020 akan terasa berbeda dengan perayaan di tahun-tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 membuat umat muslim yang berada di zona merah tak bisa melakukan shalat ied. Bahkan silahturahmi pun tak akan sebebas tahun sebelumnya.

Suasana tersebut sangat dirasakan oleh para penjaga gawang Persipura Jayapura. Salah satunya, Fitrul Dwi Rustapa, kiper asal Garut, Jawa Barat itu mengatakan bahwa Idul Fitri tahun ini mereka tak bisa bersilahturahmi dengan para keluarga yang ada diluar kota, akibat pembatasan sosial yang diberlakukan oleh pemerintah setempat.

“Suasana lebaran kali ini berbeda di tengah pendemi corona, idul fitri sekarang tanpa pemudik sodara yang dari luar kota, tapi bersyukur saya bisa menjalankan puasa ini khusyu tanpa ada halangan,” ungkap Fitrul kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Jumat (22/5) siang kemarin.

“Kalau berkunjung ke tempat saudara yang satu daerah masih seperti biasa, tapi kalo yang di luar daerah mungkin tidak bisa tapi semuanya pasti memahami situasinya,” sambungnya.

Ia pun berharap, wabah Covid-19 ini segera berlalu, sehingga aktivitas kembali normal. Termasuk kompetisi sepakbola tanah air kembali bergulir.

“Harapan kedepannya, pendemi ini segera berakhir dan situasinya pulih seperti sediakala agar semua orang bisa beraktivitas kembali sepertibiasanya,” ujarnya.

Senada dengan itu, penjaga gawang Persipura Jayapura lainnya, Fabio Mario Londok juga mengaku Pandemi Covid-19 membuat suasana idul fitri terasa berbeda.

“Tahun ini rasanya beda dengan tahun kemarin, tahun ini harus sholad ied dirumah rasanya agak kurang pas tapi mau gimana lagi kita harus juga mengikuti himbauan dari pemerintah,” tandasnya. (eri/gin).