Suasana SPBU APO yang sementara tengah dibangun dan rencananya akan dioperasikan dalam waktu dekat ini menyambut PON XX, Rabu (28/8) kemarin.( foto : Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Pertamina prediksikan peningkatan kebutuhan BBM pada saat PON XX diangka 8-10 persen dari rata-rata konsumsi BBM per bulan. 

 Senior Supervisor Pertamina MOR VIII, Bagja Mahendra mengatakan, menyambut PON XX pihaknya telah melakukan berbagai persiapan. Termasuk penyediakan SPBU khusus yang akan beroperasi dimalam hari untuk melayani kebutuhan PON XX.

 “Kami sudah memprediksikan meningkatnya kebutuhan BBM, hal tersebut dikarenakan nantinya banyak kendaraan yang akan didatangkan dari luar Papua yang dipersiapkan untuk melayani kebutuhan PON XX. Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM, kami juga akan menyediakan jam SPBU Khusus yang nantinya akan beroperasi di malam hari,”ungkap Bagja kepada Cenderawasih Pos, Rabu (28/8) kemarin.

 Pihaknya menyediakan empat titik lembaga penyalur yang akan buka di malam hari guna melayani pengisian BBM kendaraan operasional PON XX.  

“Lembaga penyalur khusus yang akan kami operasikan pada malam hari yakni di Kota Jayapura 2 titik dan di Kabupaten Jayapura 2 titik. Kami juga masih melakukan koordinasi untuk kebutuhan venue yang membutuhkan kendaraan operasional, maka kami akan khususkan pengisian BBM-nya,” terang Bagja.

 Lanjutnya, kebutuhan BBM khususnya di Kota dan Kabupaten Jayapura sebanyak 500-600 KL per hari. Nantinya dengan kebutuhan PON pihaknya prediksi akan ada kenaikan sebesar 9-10 persen per hari dari kebutuhan normal. (ana/ary)