SENTANI-Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Sabtu (29/8), lalu berkunjung ke Papua tepatnya di Kabupaten Jayapura. Kunjungan tersebut untuk melepas tim pendisiplinan protokol kesehatan yang terdiri dari anggota TNI dan Polri.  Kepada wartawan di Sentani, Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, mengatakan, pelepasan tim pendisiplinan protokol kesehatan yang terdiri dari anggota TNI dan Polri itu merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam rangka mencegah dan membatasi penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat.

Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis ketika menyerahkan bantuan bahan makanan secara simbolis kepada masyarakat di Yonif RK 751/VJS, Jayapura, Sabtu (29/8). ( FOTO: Robert Mboik/Cepos)

Oleh karena itu sesungguhnya tugas untuk mencegah atau memerangi pandemi Covid-19 ini, bukan saja pemerintah, TNI dan Polri tetapi masyarakat. Mulai dari masyarakat adat pemuda dan semua elemen yang ada harus sama-sama bersatu untuk berperang melawan Covid-19.

“Sesuai dengan Instruksi Presiden nomor 6 tahun 2020 terkait Covid-19, maka kami TNI dan Polri turut serta mendukung pemerintah daerah dalam melakukan pendisiplinan protokol kesehatan. Oleh karena itulah saat ini kami melepaskan Satgas Pendisiplinan Covid-19,” kata  Hadi Tjahjanto.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI juga sangat mengapresiasi kinerja dari Pemerintah Provinsi Papua dan juga pemerintah kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Papua yang telah sama-sama bekerja keras untuk berjuang memerangi pandemi Covid-19.

Hal ini terbukti dari menurunnya jumlah kasus baru dan juga banyaknya pasien Covid yang dinyatakan sembuh. “Kami sangat mengapresiasi, pemerintah, yang sudah memerangi Covid-19. Buktinya sampai saat ini angka kasus sudah semakin berkurang, yang artinya angka kesembuhan pasien Covid-19 di Papua sudah sangat meningkat,” ujarnya.

Untuk itu, Panglima berharap hal itu perlu ditingkatkan lagi supaya penyebaran Covid-19 ini dapat diberantas secara tuntas dan masyarakat kembali beraktivitas normal sebagaimana biasanya.

Sehubungan dengan itu sebagai bentuk dukungan penuh dari TNI dan Polri pihaknya juga melepas satuan tugas yang bertugas untuk melakukan pendisiplinan terhadap penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat.

“Satgas ini bertugas untuk terus berikan himbauan kepada masyarakat, terkait protokol kesehatan, di tempat tugasnya masing-masing,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu Panglima mengajak seluruh tokoh adat, dan tokoh masyarakat turut berperan aktif bersama satgas Covid-19.
Perlu diketahui pada kesempatan itu, Panglima TNI dan Kapolri menyerahkan secara langsung secara simbolis sembako serta masker kepada perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh adat yang ada di Papua.

Kegiatan ini juga sebagai bentuk motivasi dan dukungan dari TNI-Polri kepada tokoh adat dan tokoh masyarakat dalam memerangi Covid-19.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap patuhi imbauan Satgas Covid-19 yang kita lepas dan imbauan pemerintah terkait protokol kesehatan agar bersama-sama kita memerangi Covid-19 di NKRI,” tambahnya.

Adapun beberapa hal penting yang menjadi penekanan bagi anggota Satgas Pendisiplinan Covid-19 di Papua yaitu melaksanakan tugas sebagai anggota Satgas Covid-19 di wilayah Papua dengan baik. Mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, melakukan sosialisasi secara terus menerus kepada masyarakat agar masyarakat menjadi paham tentang protokol kesehatan agar terhindar dari COVID-19.

Kemudian Satgas harus berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pihak. Mulai dari tenaga kesehatan, fasilitas kesehatan, instansi pemerintah dan stakeholder lainnya agar tugas-tugas Satgas Covid-19 dapat dilaksanakan dengan optimal, dan bersinergitas dalam melaksanakan tugas. (roy/nat)