Tim Kuasa  Hukum  pasangan  Herman Anitu Basik-Basik, SH-Sularso, SE saat  mengembalikan  berkas perbaikan ke  Bawaslu Kabupaten Merauke,  Rabu (30/9). Karena dinyatakan  lengkap,    laporan sengketa   tersebut  diregistrasi  Bawaslu.  ( foto: Sulo/cepos)

MERAUKE-Bakal pasangan calon bupati  dan wakil bupati   Merauke   Herman Anitu Basik-Basik, SH,-Sularso, SE (Hero),   melengkapi   dokumen  persyaratan  sengketa yang  didaftarkan ke  Bawaslu Kabupaten Merauke sebelumnya,  Rabu (30/9). 

   Kelengkapan  dokumen    atas laporan  sengketa   ke Bawaslu   tersebut  dilakukan   oleh Tim Kuasa Hukum   Hero dipimpin  Dominggus Frans, SH, MH,  dengan mendatangi  Kantor Bawaslu   Kabupaten  Merauke, sekitar   pukul 13.30  WIT. Karena   dokumen  yang dimasukan  tersebut dinyatakan lengkap,  Bawaslu Kabupaten Merauke   langsung melakukan  registrasi.   

   Devisi Penyelesaian  Sengketa Bawaslu Kabupaten Merauke Felix Tethool, SIP,   mengungkapkan bahwa  sengketa yang   diajukan  oleh bakal pasangan  Herman Anitu Basik-Basik dan Sularso tersebut  diregitrasi  karena   seluruh dokumen  persyaratan  telah dilengkapi.

     Menurut dia, setelah   regitrasi  sengketa  tersebut, selanjutnya  akan dilakukan panggilan para  pihak  untuk dilakukan musyawarah. “Semua  pihak akan membuktikan keyakinannya. Kalau KPU   berkeyakinan bahwa  apa yang dilakukan itu   benar maka mereka akan membuktikan. Begitu juga dari pasangan Hero   bahwa apa yang  mereka nyatakan itu  juga sama. Masing-masing   akan membuktikan  nilai kebenaran dari masing-masing  pihak.  Bawaslu sebagai majelis  akan menilai,’’ terangnya. 

   Menurutnya, Bawaslu memiliki 2 hari  untuk  bermusyawarah secara tertutup  kedua belah pihak. Namun   apabila   dalam musyawarah tertutup  tersebut  tidak ada kata sepakat  maka  akan dilanjutkan ke   musyawarah  secara terbuka. 

   Sementara  Ketua Tim Kuasa Hukum Hero   Dominggus Frans, SH, MH mengaku  telah melengkapi  berkas perbaikan  dan telah diresgistrasi oleh Bawaslu.   Menurut  Dominggus  Frans,  pihaknya siap   membuktikan  baik dalam mediasi maupun  dalam persidangan.  “Permintaan  kami  ke Bawaslu sesuai permohonan  itu  agar pasangan calon Hero  ini dikembalikan dan ditetapkan  sebagai  pasangan calon dan dapat mengikuti tahapan-tahapan selanjutnya,”  tambahnya.

  Diketahui,  KPU   Merauke menolak menetapkan  pasangan ini karena   menurut KPU   Merauke dari hasil   verifikasi  yang dilakukan   terhadap  ijazah  paket C   bakal calon bupati  pasangan ini  tidak sah. (ulo/tri)