Peparnas 2021 Papua

JAYAPURA – Panitia Besar Paralimpik Nasional atau PB Peparnas Provinsi Papua terus melakukan persiapan menuju pelaksanaan Peparnas XVI Papua tahun 2021. Kali ini, PB Peparnas melakukan tatap muka dengan pemerintahan Kota Jayapura untuk melakukan koordinasi terkait pelaksanaan event olahraga kaum difabel empat tahunan tersebut.

Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura merupakan dua zona wilayah pelaksanaan Peparnas. Di Kota Jayapura akan dipertandingkan 6 cabang olahraga, begitu juga dengan Kabupaten Jayapura yang mempertandingkan 6 cabang olahraga.

Cabor yang akan dipertandingkan di Kota Jayapura diantaranya Boccia di GOR Trikora, Bulutangkis di GOR Cenderawasih, Catur di Hotel Sahid, Judo Tunanetra di GOR Waringin, Sepakbola CP di Stadion Mandala kemudian Tenis Sepatu Roda di lapangan Tenis Sian Soor.

Sebab itu, PB Peparnas terus mengecek kesiapan mereka. Termasuk terus membangun koordinasi dengan pemerintah Kota Jayapura agar 6 cabang olahraga yang dipertandingkan di zona Kota Jayapura bisa berjalan dengan baik.

“Hari ini kami sudah membahas segala sesuatu yang menunjang pelaksanaan Peparnas itu, saran-saran yang luar biasa secara konstruktif yang diberikan oleh Walikota, dan Wakil Walikota beserta para Eselon II Kota Jayapura bagaimana keseriusan mereka mencakup Peparnas XVI 2021,” ungkap Ketua Harian PB Peparnas Papua, Doren Wakerkwa kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Kantor Walikota Jayapura, Kamis (24/6/).

“Kami sebagai Panitia Peparnas menyampaikan terima kasih, semua dukungan luar biasa diberikan kepada kami, Pak Walikota, mereka sudah berkomitmen bekerja sama, secara sinergitas, kolektivitas terkait dengan venue dan apapun yang ada di Kota Jayapura mereka akan mendukung untuk suksesnya Peparnas tahun 2021,” ujar Doren.

Menurut Doren, dari rapat koordinasi tersebut, mereka tidak menemui masalah serius. Ia menyebutkan, dengan sisa waktu empat bulan kedepan, mereka akan lebih aktif melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Jayapura terkait suksesnya Peparnas XVI.

“Beberapa hari kedepan lagi kami juga akan berkoordinasi dengan Bupati Jayapura, sehingga rapat-rapat koordinasi ini, bisa menghasilkan sinergitas yang bagus untuk suksesnya event nasional ini,” kata Doren.

Doren juga membeberkan, bahwa mekanisme kerja dari PB Peparnas berbeda dengan PB PON yang dimana memiliki Sub-sub penyelenggara. PB Peparnas tidak memiliki Sub-sub penyelenggara, sehingga seluruh pelaksanaan Peparnas XVI akan menjadi tanggung jawab dari PB Peparnas Papua dan NPC Pusat.

“Pemerintah Kota Jayapura tidak ada masalah, dukungan penuh diberikan kepada kami, dan kami tetap melakukan koordinasi terkait sinergitas PB Peparnas dan Kota Jayapura,” pungkas Doren.

Sementara itu, Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano dalam rapat menegaskan, bahwa Kota Jayapura memberikan dukungan penuh kepada pelaksanaan Peparnas XVI.

Orang nomor satu di Kota Jayapura itu menyebutkan, meski masih ada hal-hal yang perlu menjadi perhatian Pemkot dan PB Peparnas, tapi Tomi Mano mau PON XX dan Peparnas XVI sukses di Kota Jayapura. Termasuk memberikan pelayanan yang baik bagi para seluruh atlet NPC yang akan bertanding pada Peparnas XVI Papua.

“Pada intinya, kami Kota Jayapura siap mensukseskan Peparnas XVI di Kota Jayapura,” tutup Tomi Mano dalam rapat. (eri/gin).