Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal saat menyerahkan piala bergilir kepada kontingen Kota Jayapura yang keluar sebagai juara umum Open Turnamen Catur di Swissbel-hotel, Jumat (16/8) malam. ( FOTO : Erik / Cepos)

Pada Open Turnamen Catur 2019

JAYAPURA- Tim pecatur Kota Jayapura keluar sebagai juara umum Open Turnamen Catur Percasi Papua 2019, dengan meraih 3 medali emas, 4 perak dan 3 perunggu. Disusul Kabupaten Jayapura di posisi kedua dengan merebut 3 medali emas, 3 perak dan 4 perunggu.

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal mengatakan, kejuaraan ini akan menjadi agenda tahunan Percasi Papua dan akan kembali digelar tahun depan, dan diharapkan kepada Kota Jayapura sebagai juara umum dan kabupaten lainnya untuk mempersiapkan atletnya dengan baik.

“Ya, saya menyambut gembira kejuaraan ini, anak-anak sekolah juga sangat antusias bertanding, ini menjadi modal besar bagi Percasi untuk membuat program kerja Tahun 2020 dan menggelar event ini lagi,” ungkap Klemen Tinal di sela-sela penutupan, di Swissbel-hotel, Jumat (16/8) malam.

Klemen Tinal yang juga selaku Ketua Pengprov Percasi Papua menambahkan, piala bergilir Ketua Pengprov Percasi akan diperebutkan setiap tahun, jika ada kabupaten atau kota yang juara tiga kali berturut-turut, maka, piala bergilir ini menjadi miliknya.

Dirinya juga berharap, ke depan, turnamen ini dapat melibatkan pecatur dari 29 kabupaten/kota di Tanah Papua.

“Ini kejuaraan yang pertama, dan harapan saya, tahun depan ada perwakilan dari 29 kabupaten/kota se Papua,” harapnya.

Lanjutnya, animo anak-anak Papua bermain catur sangat banyak, sehingga event seperti ini yang harus terus diaktifkan, untuk bisa mengasa kemampuan mereka bermain catur dan bisa berprestasi di tingkat Nasional.

Ia juga kembali mengimbau kepada para pengusaha di Provinsi Papua untuk terlibat dalam mendukung event olahraga di tanah Papua.

Diketahui, Open Turnamen Catur dalam rangka memperingati Hut RI ke 74 tahun 2019 dan memperebutkan piala Ketua Pemprov Percasi Papua juga diikuti atlet catur dari Provinsi Sulawesi Utara dan Sumatera Utara. (eri/tho)