Wakil Bupati Dinus Wanimbo,SH,M.H didampingi Kapolres Tolikara AKBP Leonar Akobiarek foto bersama usai menyerahkan brosur atau stiker dan masker kepada Ketua KNPI Tolikara Terry wakur saat melepas tim sosialisasi Covid-19 di halaman Kantor KNPI Tolikara di Karubaga, Selasa (7/4) ( foto: Diskominfo for Cepos)

KARUBAGA-Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo,SE, MSi diwakili Wakil Bupati Dinus Wanimbo, SH, MH melepas tim sosialisasi Pencegahan Covid-19 yang dibentuk Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tolikara di depan halaman Kantor KNPI Tolikara di Karubaga, Selasa (7/4).

  Pelepasan tim sosialisasi pencegahan Covid-19 dibentuk KNPI Tolikara itu dihadiri Kapolres Tolikara AKBP Leonar Akobiarek, Kepala Dinas Kesehatan diwakili sekretaris Yusak Totok Krido dan beberapa pimpinan OPD serta tokoh masyarakat lainnya.

  Ketua KNPI Tolikara Terry Wakur memberikan penghargaan tinggi kepada Bupati Usman G.Wanimbo,SE,M.Si telah memberikan dukungan penuh kepada KNPI Tolikara.  “Tanpa dukungan Pemerintah Tolikara terutama Bupati Usman G.Wanimbo tentunya KNPI Tolikara tidak ada apa – apanya. Tetapi Pemuda Tolikara kuat karena adanya dukungan dan perhatian besar Bupati Tolikara Usman G.wanimbo”. Kata Ketua KNPI Terry wakur.

  Dikatakannya pemuda Tolikara sudah menyatuhkan pendapat dan pandangan untuk bersatu mendukung program pembangunan pemerintah Tolikara maupun program pemerintah pusat. Karena dalam  upaya pencegahan wabah virus corona, KNPI Tolikara membentuk tim sosialisasi ini untuk mendukung upaya sosialisasi yang sudah dijalankan lebih dulu dari tim Satgas Covid-19 dari Pemkab Tolikara.

    Sementara itu Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo,SE,M.Si diwakili Wakil Bupati Tolikara Dinus Wanimbo dalam arahannya mengungkapkan bahwa hingga kini  belum ditemukan satupun indikasi Pasien Dalam Pantauan PDP. Namun begitu, semangat dan kinerja pencegahan Covid-19 harus tetap dijaga agar daerah Tolikara tetab bersih dari wabah virus corona.

   “Saya salut dan bangga terhadap dukungan KNPI Tolikara cegah Covid-19 ini,karena bahan sosialisasi mereka sudah terjemahkan dalam 2 bahasa yaitu bahasa nasional Indonesia dan bahasa ibu yakni bahasa suku Lani. Cara ini sangat efektif dan akan lebih mudah mencapai sasaran,” ujar Wakil Bupati Dinus Wanimbo. (Diskominfo Tolikara)*