Anggota Reskrim saat melakukan olah TKP pasca helikopter ditembak di Kampung Tsinga, Distrik Tembagapura Kabupaten Mimika Papua, Rabu (6/1). ( foto: Humas Polda Papua for Cepos)

 JAYAPURA-Helikopter milik PT. Sayap Garuda Indah yang diterbangkan pilot warga negara asing (WNA) dengan nomor registrasi Eagle 407 HP/PK-ZGM ditembak orang tak dikenal (OTK) di Kampung Tsinga, Distrik Tembagapura Kabupaten Mimika Papua, Rabu (6/1) sekira pukul 10.01 WIT.

 Adapun helikopter tersebut mengangkut kru helikopter yaitu pilot Stuward, penumpang Dave Jhon Aviation Manager dan Ardy Lotmaster. Kondisi ketiganya membaik.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, dari kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Saat ini helikopter masih standby di helipad MP 66 Hidden Valley Tembagapura.

“Pelaku masih dalam pengejaran personel gabungan TNI-Polri. Namun dugaan kuat dilakukan oleh KKB Kalikopi,” kata Kamal, Rabu (6/1).

 Menurut Kamal, wilayah Benangin sendiri dari hasil penyelidikan merupakan jalur perlintasan KKB Kalikopi dari markas KKB Kalikopi menuju Kampung Tsinga untuk mendapatkan bahan makanan.

 Kamal menerangkan, sekira pukul 07.03 WIT, helikopter milik PT. Sayap Garuda Indah, Eagle 407 HP/PK-ZGM take off dari Bandara Baru Mozes Kilangin Timika untuk melaksanakan survey GPS di area Benangin dekat Kampung Tsinga, Distrik Tembagapura.

 Pukul 08.40 WIT, pada saat melakukan pengambilan foto udara tepat di daerah Benangin, pilot merasa mencium bau fuell sehingga pilot mendarat di hellyped Benangin dan melihat ada lobang di body pesawat. Selanjutnya pilot kembali ke heliped 66 Tembagapura.

Pukul 08.53 WIT, helikopter PK-ZGM tiba di landasan heliped 66. Selanjutnya pilot melakukan pengecekan dan mendapati adanya lubang kecil pada bagian bawah helikopter. Hal ini kemudian dilaporkan kepada pihak security PT. FI guna dilakukan pengecekan lebih lanjut.

 “Mendapat informasi tersebut personel Satuan Reskrim Polres Mimika dan Polsek Tembagapura melakukan olah TKP serta pemeriksaan terhadap saksi-saksi guna mengungkap pelaku penembakan terhadap helly tersebut,” papar Kamal.

 Adapun hasil olah TKP adalah, heli milik PT. SGI Bell 407 HP/PK-ZGM terkena tembakan pada body sebelah kiri tepatnya di bawah pintu penumpang sebelah kiri. Terdapat kebocoran bahan bakar pada bagian bawah helly. Helikopter ini ditembak pada saat terbang di ketinggian 1.500 kaki.

 “Anggota di lapangan melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan. Kasus tersebut dalam penanganan Polres Mimika,” pungkasnya. (fia/nat)