Pelayanan  SIKM  di Posko  Covid-19 Kabupaten  Merauke, belum lama ini. Untuk tetap bisa melayani masyarakat, kesehatan petugas harus tetap dijaga.  ( FOTO: Sulo/Cepos )

MERAUKE- Seluruh   petugas  Posko  Covid-19  yang  memberikan pelayanan kepada masyarakat   yang akan melakukan perjalanan  keluar Merauke  di   Kantor  Bupati Merauke   yang jumlahnya sekitar 30-an orang wajib menjalani   rapid test.

   Sekretaris Gugus Tugas  Covid-19 Kabupaten Merauke  Yacobus Duwiri, SE, M.Si     menjelaskan  bahwa   rapid test  yang dilakukan  bagi seluruh petugas  gugus tugas  yang berhadap langsung  dengan masyarakat  setiap hari  itu untuk  mengecek  kondisi  kesehatan  dari petugas  tersebut.

  “Mereka yang memberikan    pelayanan kepada masyarakat setiap  hari  ini  kesehatannya  harus kita jaga. Terutama  kepada   staf yang bekerja dan berhadapan langsung dengan masyarakat.  Karena kami  tidak tahu  masyarakat yang datang  itu sehat atau tidak. Jangan sampai  dia terkena Covid ini sehingga kita semua    bisa kena,’’   tandas  Yacobus Duwiri.     

   Sebab, apabila  ada satu   petugas yang  kena  Covid-19, maka pelayanan di   posko  tersebut   untuk sementara bisa  tutup. ‘’Nah, ini yang kita   tidak harapkan,’’ jelasnya.   

   Yacobus Duwiri  menjelaskan bahwa  selama  rapid test  dilakukan  bagi  petugas  Covid, pelayanan   kepada masyarakat tetap jalan. Hanya saja diakuinya kemungkinan   sedikit  melambat karena  petugas sedang  mengikuti  rapid test tersebut.   Karena itu, lanjut   Yacobus Duwiri, jika masyarakat   ingin cepat   mendapatkan pelayanan maka  bisa  melakukan rapid test di luar posko   yang ada.

  “Ada    beberapa tempat  yang sudah ditunjuk oleh dinas kesehatan bisa  melakukan rapid test  di situ  seperti Cito  dan beberapa  tempat  lain. Jangan semua  bertumpuk   di kantor  bupati. Tapi   kalau  mau  bersabar maka silakan antri. Tetap kita layani   hanya mungkin  tidak secepat  yang  diinginkan,’’ tambahnya.    (ulo/tri)