Beberapa orang tua calon peserta didik melihat prosedur pendaftaran melalui baliho di SMA Negeri 4 Jayapura dalam pendaftaran PPDB secara online mandiri, Senin (7/6) kemarin. ( FOTO: Priyadi/Cepos)

50 Persen Jalur Zonasi, 25 Persen Prestasi, 15 Persen  Afirmasi, 5 Persen Mutasi

JAYAPURA- Pendaftaran penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA di SMA Negeri 4 Jayapura telah dibuka  mulai Senin (7/6) kemarin.  PPDB SMAN 4 Jayapura akan dibuka sampai 19 Juni mendatang secara online.

Dan untuk PPDB Tahun ajaran ini, tetap masih dominan penerimaan peserta didik 50 persen di lingkungan zonasi atau yang dekat dengan sekolah, 25 persen jalur prestasi, 15 persen afirmasi dan 5 persen mutasi atau pindahan, hal tersebut diungkapkan Kepala SMA Negeri 4 Jayapura Laba Sembiring di ruang kerjanya Senin (7/6) kemarin.

Dijelaskan, untuk mempermudah orang tua peserta didik dalam melihat prosedur pendaftaran secara online maka di SMA Ngeri 4 Jayapura yang berada di Entrop, Distrik Jayapura Selatan, juga telah disiapkan baliho besar yang dipasang di sekolah supaya orang tua pesera didik bisa membaca dan mengetahui semua tahapan yang ada mulai dari cara sosialisasi/ informasi ke publik, pendaftaran online mandiri, verifikasi, validasi dan seleksi, pengumuman hasil seleksi dan registrasi / pendaftaran ulang, semua telah dijelaskan secara detail di sana. Dan bagi orang yang masuk ke lingkungan SMAN 4 Jayapura tetap harus mematuhi protocol kesehatan.

‘’Kami jamin dalam PPDB selalu obyektif dan sesuai aturan karena sistimlah yang mengatur semua ini, jadi melaui pendaftaran secara online mandiri kami berkewajiban menjamin semua peserta didik yang tamat SMP masuk jenjang SMA kami tetap wadahi dengan baik,’’katanya.

Diakui, untuk peserta didik yang diterima nantinya ada batas kuotanya setiap 1 rombongan belajar dalam satu kelas maksimal 36 siswa tidak boleh lebih jika lebih maka ada sanksi tersendiri yang didapatkan di sekolah itu, dan di SMAN 4 Jayapura ada 12 kelas.

Ditambahkan, untuk lulusan kelas XII TA 2020/2021 tahun ini sebanyak 462 orang peserta didik terbagi dalam mata pelajaran IPA sebanyak 283 orang IPS 179 orang, dimana sebanyak 48 lulusan tahun ini diterima di perguruan tinggi tanpa tes.

Dan nantinya dalam menghadapi sekolah tatap muka di tahun ajaran baru bulan Juli 2021, pihaknya sudah siap karena sebagian besar tenaga pendidik dan kependidikan telah dilakukan vaksinasi, selain itu nantinya dalam melakukan sekolah tatap muka juga dilakukan secara bergantian 2 shif waktunya juga terbatas dan tetap protocol kesehatan dilakukan sesuai aturan dari Satgas Covid-19.

“Kami yakin bulan Juli jika sudah diterapkan sekolah tatap muka kami sudah siap, karena sebelumnya tim Satgas Covid-19 juga telah melakukan cek list dalam pemenuhan protokol kesehatan di sekolah dan telah sesuai Prokes yang diterapkan Satgas Covid-19,’’tandasnya. (dil/wen)